Mataram, katada.id – Kabupaten Dompu mencatatkan capaian membanggakan dalam program Beasiswa Yayasan Gemilang Centre 2026. Putra-putri asal Dompu menjadi penyumbang terbanyak dari 27 mahasiswa Nusa Tenggara Barat yang diberangkatkan kuliah S1 ke Al Bukhari International University, Malaysia.
“Anak-anak NTB yang terpilih mendapat beasiswa ke Malaysia sukses semuanya. Selamat kontingen Dompu yang menyumbangkan mahasiswa terbanyak tahun ini,” kata Pembina Yayasan Gemilang Centre, Zulkieflimansyah, Selasa (3/3).
Bang Zul, sapaan akrabnya mengungkapkan keberhasilan kontingen Dompu tidak lepas dari peran aktif para alumni dan senior Beasiswa NTB asal Dompu yang membimbing adik-adik junior mereka sejak awal proses seleksi.
“Seniornya mendampingi juniornya melengkapi dokumen, melatih wawancara, serta memperbaiki bahasa Inggris. Terbukti dengan persiapan yang bagus dan pendampingan yang luar biasa anak-anak Dompu pecah rekor tahun ini,” ungkapnya.
Mantan Gubernur NTB periode 2018–2023 yang dikenal dengan program Beasiswa NTB itu mendorong alumni di kabupaten/kota lain untuk mengikuti pola pembinaan serupa.
“Ayo senior-senior beasiswa NTB dari kabupaten dan kota lain mengikuti senior-senior Dompu agar mempersiapkan dan mendampingi adik-adiknya supaya sukses tahun ini.,” tandasnya.
Sebelumnya, Yayasan Gemilang Centre melepas 27 putra-putri NTB untuk menempuh pendidikan S1 di Malaysia. Dalam sambutannya, Bang Zul menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para mahasiswa yang lolos dari ribuan pendaftar melalui proses seleksi yang ketat.
“Alhamdulillah malam ini kita melepas 27 anak-anak hebat NTB untuk berkuliah S1 di Al Bukhari International University Malaysia. Ini bukan proses yang mudah, mereka disaring dari ribuan pendaftar,” ujarnya.
Sebagai informasi, 27 awardee Beasiswa Gemilang Centre tersebut akan menerima beasiswa penuh (full scholarship) yang mencakup biaya pendidikan hingga selesai serta kebutuhan penunjang studi. Bang Zul berharap seluruh penerima beasiswa dapat menjaga nama baik daerah dan menuntaskan pendidikan mereka.
“Tuntaskan studi sampai selesai, kembali dan berkontribusi untuk daerah. Where there is a will, there is a way,” pesannya. (*)













