Mataram, katada.id– Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (3/12). Kegiatan ini menyasar berbagai elemen masyarakat, khususnya calon dan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) se-Pulau Lombok. Sosialisasi itu dianggap penting sebagai bekal karakter kebangsaan agar para PMI tetap kokoh menghadapi pengaruh ideologi asing.
Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa menegaskan bahwa 4 Pilar Kebangsaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, pondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila mengajarkan kita bagaimana manusia memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan. Kita punya Undang-Undang Dasar sebagai aturan dasar untuk mencapai tujuan itu. Bentuk negara kita adalah NKRI yang tidak boleh diubah, dan pilar keempat menegaskan bahwa bangsa kita ini beragam,” kata Agun.
Politisi yang telah tujuh periode duduk di DPR RI ini juga menyoroti problem kebangsaan yang muncul akibat kurangnya kesadaran terhadap nilai-nilai keadilan dan penerimaan terhadap perbedaan.
“Kenapa masih ada orang yang mengambil hak orang lain sehingga menimbulkan ketidakadilan? Karena itu negara kita dikenal punya tingkat korupsi tinggi. Kalau nilai 4 Pilar dijunjung, masa depan bangsa bisa lebih adil,” ujarnya.
Ia meminta peserta untuk mencermati materi sosialisasi agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Anggota DPD RI, Evi Apita Maya, turut menekankan bahwa pemahaman 4 Pilar sangat penting bagi calon PMI. Menurutnya pekerja migran bukan hanya tenaga kerja, tetapi juga wajah bangsa di negara tujuan.
“Budaya di negara kita berbeda dengan luar negeri. Dengan bekal 4 Pilar, PMI mampu menjadi perpanjangan diplomasi negara. Mereka akan melihat Indonesia dari kedisiplinan, keuletan, dan budi pekerti kita,” jelas Evi.
Selain Agun dan Evi, sosialisasi 4 Pilar ini juga menghadirkan pemateri dari DPR RI Mohammad Toha, Anggota DPD RI Arif Eka Saputra, dan akademisi Universitas Mataram, Prof. Kurniawan. (*)













