Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Dari Disiplin ke Prestasi, H. Kemas Burhan Bawa Wajah Baru MAN Lombok Barat

×

Dari Disiplin ke Prestasi, H. Kemas Burhan Bawa Wajah Baru MAN Lombok Barat

Sebarkan artikel ini

LOMBOK BARAT, Katada.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat resmi memasuki babak baru di bawah kepemimpinan H. Kemas Burhan, M.Pd. Pendidik senior dengan pengalaman panjang ini menegaskan komitmennya memperkuat kedisiplinan sebagai fondasi utama peningkatan prestasi dan kualitas madrasah.

Menanggapi dinamika mutasi jabatan yang sempat menjadi perhatian publik, Kemas Burhan menyikapinya secara profesional. Menurutnya, rotasi merupakan bagian dari amanah sebagai aparatur sipil negara yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab.

“Bagi saya, jabatan kepala madrasah hanyalah tugas tambahan. Di bawah sumpah, status utama saya adalah seorang guru,” ujar Kemas Burhan kepada Katada.id, Jumat (23/1).

Ia mengungkapkan, sepanjang kariernya telah mengalami berbagai penugasan, mulai dari jabatan struktural di lingkungan Kementerian Agama, kembali menjadi guru, hingga memimpin madrasah di wilayah terpencil dengan jumlah siswa terbatas. Semua pengalaman tersebut dijalaninya dengan prinsip keikhlasan dan konsistensi pengabdian.

Rekam jejaknya di dunia pendidikan terbilang panjang. Mengabdi sejak sebelum 1996, Kemas Burhan pernah berkiprah di pondok pesantren dan sejumlah madrasah di Nusa Tenggara Barat. Ia juga dikenal berhasil membangun eksistensi MTsN Jereweh serta membawa MTsN 1 Praya meraih penghargaan Lingkungan Sekolah Sehat tingkat nasional.

Pengalaman itulah yang kini dibawanya ke MAN Lombok Barat. Ia menilai setiap madrasah memiliki karakter dan tantangan berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang adaptif.

Sebagai langkah awal, Kemas Burhan memprioritaskan pembenahan kedisiplinan dengan pendekatan humanis dan persuasif. Sejumlah terobosan mulai diterapkan, di antaranya penegakan waktu proses belajar mengajar tanpa menunggu kelas penuh, apel silaturahmi pagi bagi guru, serta penguatan sinergi dengan wali murid.

“Kami ingin membangun komunikasi dua arah dengan orang tua, terutama untuk mengontrol kebiasaan siswa di rumah, termasuk penggunaan gawai yang kerap berdampak pada keterlambatan hadir di sekolah,” jelasnya.

Meski baru beberapa pekan menjabat, hasil positif mulai terlihat. Tim Paskibra MAN Lombok Barat berhasil meraih prestasi juara. Ke depan, pihak madrasah juga menargetkan partisipasi aktif dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) hingga Olimpiade Matematika Internasional (OMI).

Menurut Kemas Burhan, setiap capaian siswa perlu mendapatkan apresiasi dan publikasi yang layak agar masyarakat mengetahui perkembangan dan inovasi yang dilakukan MAN Lombok Barat.

Menutup keterangannya, ia mengajak seluruh elemen pendidikan dan masyarakat untuk meninggalkan polemik administratif dan fokus mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Mohon dukungan dan doa masyarakat. Pandanglah kami dengan aura positif. Jika ada kekeliruan, mari kita luruskan bersama agar amanah ini dapat kami jalankan secara maksimal,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan yang mengedepankan keteladanan dan kedisiplinan, MAN Lombok Barat diharapkan mampu bertransformasi menjadi madrasah unggul, berprestasi, dan berkarakter.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *