Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

Baru Diguyur Hujan, Aspal Jalan Rp1,5 Miliar di Kecamatan Sanggar Terkelupas Puluhan Meter

×

Baru Diguyur Hujan, Aspal Jalan Rp1,5 Miliar di Kecamatan Sanggar Terkelupas Puluhan Meter

Sebarkan artikel ini
Potret Jalan Kore-TPI Sanggar yang Terkelupas Usai Diguyur Hujan (Istimewa)

Bima, katada.id – Ruas Jalan Kore–TPI di Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima dilaporkan mengalami kerusakan parah. Ironisnya, jalan tersebut belum genap sebulan diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bima melalui program hotmix  (aspal) Tahun Anggaran 2025.

Padahal, pengaspalan jalan sepanjang 440 meter itu menelan pagu anggaran Rp1,5 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bima 2025. Perbaikan akses tersebut telah lama dinantikan warga, bahkan selama puluhan tahun, mengingat jalan itu merupakan jalur penting menuju Dermaga Kore dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Kondisi kerusakan pertama kali ramai diperbincangkan setelah akun media sosial Ratna Mamanya Al mengunggah video reels yang memperlihatkan badan jalan terkelupas di sejumlah titik.

“Jalan sudah terkelupas, walau belum sebulan. Bagaimana proyek ini pemerintah,” ucapnya dalam unggahan, Sabtu (21/2), sembari mempertanyakan nilai proyek Rp1,5 miliar yang digunakan untuk pengaspalan tersebut.

Dalam video itu, ia memperlihatkan bagian aspal yang terkelupas dengan panjang ditaksir mencapai puluhan meter. Rekaman tersebut dengan cepat menjadi viral dan telah ditonton sekitar 21 ribu kali. Terlihat pula warga memadati lokasi kerusakan sambil menunjukkan kondisi badan jalan yang menganga.

Diketahui, pekerjaan hotmix ruas Kore–TPI dikerjakan oleh PT CPI, perusahaan asal Ampenan, Kota Mataram, yang memenangkan dua paket pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai Rp18,2 miliar untuk sembilan ruas jalan di Kabupaten Bima.

Kerusakan dini ini memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas pekerjaan, pengawasan teknis, hingga spesifikasi material yang digunakan, terlebih kerusakan diduga terjadi setelah jalan diguyur hujan.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan cepat agar akses menuju TPI dan Dermaga Kore tetap aman dilalui.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun pelaksana proyek terkait penyebab pasti terkelupasnya aspal tersebut. Kepala Dinas PuPR Kabupaten Bima Taufik, S.T.,M.T belum menjawab upaya konfirmasi yang dilakukan media ini. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *