Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahPendidikan

Berdayakan Perempuan, Legislator Lila Sukendi Resmikan Pusat Literasi Digital Pertama di Bima

×

Berdayakan Perempuan, Legislator Lila Sukendi Resmikan Pusat Literasi Digital Pertama di Bima

Sebarkan artikel ini
Lila Ramadhani Sukendi Resmikan Markoding Digital Hub Pertama di Kabupaten Bima

Bima, katada.id – Anggota DPRD Kabupaten Bima, Lila Ramadhani Sukendi meresmikan Markoding Digital Hub, pertama di Kabupaten Bima yang berlokasi di Perpustakaan Daerah Kabupaten Bima, Kamis (27/11). Fasilitas ini membuka akses pelatihan teknologi gratis bagi masyarakat, terutama perempuan dan anak muda.

Kegiatan ini merupakan pusat literasi digital, keterampilan kerja, kewirausahaan, sekaligus ruang inovasi dan kolaborasi. Program ini hadir melalui kolaborasi HP Indonesia dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bima.

“Markoding Digital Hub Powered by HP adalah momentum penting bagi kemajuan literasi digital di Kabupaten Bima. Kehadirannya membuka ruang bagi perempuan dan anak Muda untuk meningkatkan kompetensi serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik,” kata Lila dalam sambutannya.

Fasilitas yang disediakan meliputi akses internet gratis, penggunaan laptop, pelatihan berbasis kebutuhan industri, hingga pendampingan penyaluran kerja dengan mitra.

“Semua layanan 100 persen gratis, tanpa biaya apa pun,” tegasnya.

Berbagai pelatihan disiapkan, mulai dari 3D Animation, Web Development, Game Development, Cyber Security, Product Development, UI/UX Design, AI, IoT, hingga Digital Marketing. Menurut Lila, program ini menjadi pintu masuk bagi perempuan dan anak Bima untuk meningkatkan kapasitas diri di era digital.

Sejumlah komunitas seperti Yayasan La Rimpu, Sekolah Perempuan Bima, dan Komunitas Tanpa Batas turut hadir memberikan dukungan. Lila menilai, fasilitas ini menjadi peluang baru bagi perempuan dan generasi muda untuk meningkatkan keterampilan teknologi.

“Investasi pada pendidikan digital adalah investasi masa depan daerah. Saya akan terus mendorong kolaborasi yang memperkuat akses teknologi bagi perempuan dan generasi muda,” ujarnya.

Sebagai rangkaian kegiatan, Markoding Digital Hub juga menggelar workshop bertema “Perempuan Berdaya dengan AI” untuk membantu perempuan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.

“Langkah kecil hari ini, masa depan besar untuk Bima,” kata politisi Golkar itu.

Sebagai informasi, Markoding adalah Yayasan Data Kreasi Anak Bangsa. Mereka bekerja sama dengan HP Indonesia untuk menghadirkan Digital Hub di Kupang, Lombok, dan Bima. Program ini menyasar perempuan dan anak muda di daerah yang memiliki keterbatasan akses teknologi, khususnya di Indonesia Timur.

Kesenjangan digital masih menjadi tantangan besar. Data menunjukkan hanya 1 dari 5 perempuan Indonesia memiliki akses internet, sementara 80 persen anak di pedesaan tidak memiliki akses komputer. Seperempat anak muda Indonesia juga masuk kategori NEET (Not in Education, Employment, or Training).

Sejak 2022, program Markoding-HP telah mendukung 27 organisasi nirlaba di sembilan negara dan menjangkau lebih dari 9 juta orang. Inisiatif ini merupakan bagian dari misi HP mempercepat kesetaraan digital bagi 150 juta orang pada 2030.

“Keterampilan digital membuka banyak peluang. Lewat kolaborasi ini, HP ingin memberdayakan lebih banyak perempuan dan anak muda untuk membangun kepercayaan diri serta kemampuan yang mereka butuhkan,” kata Presiden Direktur HP Indonesia, Juliana Cen. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *