Bima dan Dompu Masuk Zona Kuning Kepatuhan Pelayanan Publik

0
185
Asisten Ombudsman Bidang Pencegahan, Muhammad Ridho Rasyid.

Mataram, Katada.id – Ombundsman RI melakukan penilaian tingkat kepatuhan pelayanan publik. Kota dan Kabupaten di NTB menjadi salah satu yang dijadikan objek penilaian.

Khusus di NTB, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu masuk kategori daerah yang pelayanan publiknya belum membaik. Bahkan dua daerah tersebut mendiami zona kuning atau dengan tingkat kepatuhan sedang.

Survei tingkat kepatuhan standar pelayanan publik dilakukan secara nasional. Sasarannya, 4 kementerian, 3 lembaga, 6 pemerintah provinsi, 36 pemerintah kota dan 215 pemerintah kabupaten. Total produk layanan yang disurvei adalah 17.717 layanan. Sedangkan jumlah unit layanan yang disurvei sebanyak 2.366.

Dari hasil penilaian itu, Dompu berad diurutan ke 135 dengan skor 60,89. Sedangkan Kabupaten Bima berada durutan 127 dengan skor 63.67. “Dompu dan Kabupaten Bima yang masuk dalam zona kuning,” beber Asisten Ombudsman Bidang Pencegahan, Muhammad Ridho Rasyid, Kamis (28/11).

Daerah lain di NTB masuk dalam penilaian tingkat kepatuhan memuaskan. Lombok tengah urutan 7 dengan skor 96,52, Lombok Timur urutan ke 22 dengan skor 90,78, dan Kabupaten Sumbawa Barat diurutan 64 dengan skor 81,94 dari 215 kabupaten yang dinilai di seluruh Indonesia. Sementara Lombok Barat masuk zona hijau dan tercatat terbaik ketiga nasional dengan skor mencapai 98,30.

“Survei Kepatuhan ini untuk mencegah terjadinya tindakan maladministrasi pada unit layanan publik pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, penilaian ini untuk mengetahui efektivitas dan uji kualitas penyelenggara pelayanan publik. Ia menambahkan, survei kepatuhan bertujuan untuk mendorong pemenuhan terhadap standar pelayanan publik guna mempercepat peningkatan kualitas pelayanan.

‘’Mekanisme pengambilan data survei Kepatuhan dilakukan dengan mengamati tampakan fisik, observasi secara mendadak, dan bukti foto. Periode pengambilan data dilakukan secara serentak pada bulan Juli dan Agustus 2019,’’ tambahnya. (sm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here