Dompu, katada.id – Bupati Dompu Bambang Firdaus mengajak masyarakat Kecamatan Kilo untuk terus menjaga persatuan dan mendukung rencana pembangunan Pelabuhan Laut Kilo.
Hal itu disampaikan Bambang saat menggelar kegiatan Safari Ramadhan tingkat Kabupaten Dompu di Masjid Al Jami, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Senin (9/3).
Bambang menegaskan bahwa Pelabuhan Kilo merupakan salah satu proyek strategis bagi kemajuan daerah. Ia juga mengaku bangga dapat bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat Kecamatan Kilo.
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan Desa Mbuju dipilih sebagai lokasi Safari Ramadhan karena sudah cukup lama tidak menjadi lokasi kegiatan serupa oleh pemerintah daerah.
“Berdasarkan data yang kami lihat, sekitar 15 tahun wilayah ini belum pernah dikunjungi dalam kegiatan seperti ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mengunjungi seluruh desa di Kabupaten Dompu. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Ia juga mengakui alokasi anggaran pembangunan di Kecamatan Kilo relatif lebih kecil dibandingkan beberapa kecamatan lain. Menurutnya, besaran anggaran disesuaikan dengan jumlah penduduk serta beban kerja di masing-masing wilayah.
“Pembangunan tidak hanya dilihat dari besar kecilnya anggaran, tetapi juga dari kapasitas wilayah dan jumlah penduduk. Semakin besar beban kerja dan jumlah penduduk, maka kebutuhan anggarannya juga lebih besar,” jelasnya.
Beberkan Pemotongan Anggaran
Bambang Firdaus mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 anggaran Kabupaten Dompu mengalami pemotongan sekitar Rp200 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mencari dukungan program dari pemerintah pusat.
Salah satu program strategis yang tengah diperjuangkan, kata dia, adalah pembangunan Pelabuhan Laut Kilo yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, pelabuhan tersebut akan menjadi pintu ekspor berbagai komoditas unggulan Kabupaten Dompu, terutama dari sektor pertanian.
“Kemarin saya bersama Gubernur bertemu dengan Kementerian PUPR membahas pembangunan Pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo atau yang sekarang disebut Pelabuhan Laut Kilo,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga keamanan dan mendukung proses pembangunan pelabuhan tersebut agar berjalan lancar.
“Pelabuhan Kilo harus kita jaga bersama. Jangan sampai ada perselisihan yang justru menghambat pembangunan. Mari kita kokohkan rasa persatuan dan persaudaraan,” tegasnya.
Apresiasi Potensi Pertanian
Orang nomor satu di Bumi Nggahi Rawi Pahu itu juga memaparkan potensi pertanian Kabupaten Dompu. Ia menyebut luas lahan jagung di daerah tersebut mencapai sekitar 70 ribu hektare.
Ke depan, di Pulau Sumbawa juga direncanakan pembangunan dua pabrik besar, yakni pabrik ayam dan pabrik pakan ternak. Pabrik pakan tersebut direncanakan dibangun di Kabupaten Dompu, lengkap dengan fasilitas silo penyimpanan jagung berkapasitas hingga 100 ribu ton. Sementara pabrik ayam akan dibangun di Kabupaten Sumbawa.
Bambang juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Kondisi dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Karena itu mari kita jaga kebersamaan dan gunakan media sosial dengan bijak,” pesannya.
Sementara itu, Camat Kilo Rusdi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Dompu ke wilayahnya. Ia mengatakan kunjungan tersebut menjadi momen yang sangat berarti bagi masyarakat Kecamatan Kilo.
“Kurang lebih sudah sepuluh tahun kami baru kembali dikunjungi oleh Bupati. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.
Rusdi juga melaporkan bahwa kondisi keamanan di Kecamatan Kilo saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Ia menambahkan masyarakat setempat sedang memasuki masa panen jagung dan padi dengan hasil pertanian yang cukup baik. Harga jagung di tingkat petani saat ini juga relatif stabil, sekitar Rp5.100 per kilogram.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dompu turut menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid. Bantuan itu antara lain voucher untuk masjid sebesar Rp50 juta dari Pemkab Dompu, 45 sarung, serta 150 kilogram beras dari Dinas Ketahanan Pangan.
Selain itu, Dinas Pertanian menyalurkan bantuan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Sementara Dinas Kesehatan memberikan bantuan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita serta menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. (*)













