Bima, katada.id – Pria inisial A, 36 tahun, warga Desa Ncera, Kecamatan Belo, Bima nyaris menjadi bulan-bulanan warga. Dia diduga hendak memperkosa adik iparnya sendiri sekitar pukul 20.00 Wita, Selasa (4/2).
Beruntung, tim gabungan Polsek Belo dan Personel Brimob Batalyon C Pelopor Bima berhasil mengevakuasi A, sehingga selamat dari amarah warga. “Terduga pelaku A diduga hendak memperkosa korban J yang merupakan adik iparnya,” terang Kapolsek Belo Iptu Zulkifli, Rabu (5/2).
Percobaan pemerkosaan ini berawal saat korban bersama rekannya mengambil buah kawista di rumah salah satu temannya di Desa Ncera.
Saat itu korban melewati belakang rumah A. Namun tiba-tiba muncul pelaku dan menarik tangan kiri korban. Kemudian, pelaku A diduga melakukan tindakan asusilanya.
Korban berusaha melawan dengan berteriak meminta tolong dan berontak. Sehingga korban berhasil melepaskan diri.Salah satu warga yang melihat kejadian itu langsung membawa korban ke rumah kepala desa setempat.
Pelaku yang menyadari aksinya ketahuan melarikan diri. Ia bersembunyi di rumah iparnya. “Warga sempat melakukan pelemparan terhadap rumah tempat persembunyiannya terduga pelaku A,” beber kapolsek.
Evakuasi pelaku A dari kepungan masa cukup alot. Sehingga Kapolsek Belo Iptu Zulkifli berkoordinasi dengan Polres Bima dan Batalyon C Pelopor Bima untuk menyelamatkan nyawa A dari amukan warga yang sudah tersulut emosi. “Tim gabungan akhirnya berhasil dievakuas, meski warga mengepung lokasi,” katanya.
Saat ini pelaku A telah diamankan di Polres Bima guna pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Unit PPA Satreskrim. “Terduga pelaku sudah kami serahkan ke polres,” pungkas Zulkifli. (rl)