Debat Kedua, Pasangan Najmul-Kus Tunjukkan Kelas Pemimpin dan Kuasai Panggung

0
Suasana debat kedua Pemilih Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, dari kiri Paslon nomor urut satu Najmul-Kus, Paslon nomor urut dua Danny - Zaki dan Palson nomor urut tiga Muchsin-Junaidi di Hotel Medana by Marina Rabu (13/11).

Lombok Utara, Katada.id- Debat kedua Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara berjalan sengit. Pasangan H Najmul Akhyar dan Kusmalahadi Syamsuri tunjukkan kelas pemimpin dan menguasai panggung meski diserang pasangan calon (Paslon) lain.

Devisi Humas Paslon Najmul -Kus, Ardianto mengatakan, secara keseluruhan penampilan nomor satu lah yang paling bagus. Hal itu terlihat dari bagaimana penguasaan isu, panggung serta kecepatan dan ketepatan pasangan Najmul-Kus menjawab semua materi yang diberikan KPU.

“Artinya dengan ini pasangan Najmul-Kus memperlihatkan ke publik bagaimana kelas dan kualitas calon, dan itu tergambar didebat ini malam ini” ujarnya, Rabu (13/11).

Kata Ardianto, serang menyerang dalam debat itu adalah hal yang biasa. Namun disitulah pasangan Najmul-Kus memperlihatkan kualitasnya, dengan menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan Paslon lain dengan tenang dan elegan. Sebab debat ini adalah ajang bagi Paslon untuk adu gagasan.

“Makanya terlihat jelas, secara politik dan ilmiah pasangan Najmul-Kus ini calon yang yang menunjukkan kualitasnya,” sambungnya.

“Tidak bisa kita pungkiri serangan yang terus datang, tetapi disitulah kita melihat orang yang diserang oleh lawannya begitu tenang dan mampu menjawab semua itu dengan baik, kelihatan sekali kelasnya,” kata Ardianto.

Ardianto menambahkan, bahkan dari semua pertanyaan yang diberikan Paslon lain ke Najmul-Kus, semua bisa dijawab dengan santai. Justru Palson lainlah yang emosional.

“Makanya secara objektif kita melihatnya , nomor satu lah yang menguasai debat, menjawab semua pertanyaan dengan cepat dan tepat, itulah kualitas pasangan Najmul-Kus,” ujar Ardianto.

Najmul mengatakan debat sudah usai. Dirinya berharap agar debat ini tidak dijadikan sebagai ajang saling menjatuhkan apalagi menjelekkan. Namun jadikanlah debat ini sebagai ajang menyampaikan visi dan misi program ke masyarakat.

“Selanjutnya kita serahkan ke masyarakat, biarkan masyarakat menilai apa yang kita programkan, karena lewat debat ini masyarakat bisa menentukan pilihannya,” tegasnya.

“Mudahan debat ini tidak memecah belah kita, justru membuat kita semakin merekat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kusmalahadi berpesan ke seluruh masyarakat, agar Pilkada ini dilakukan dengan aman dan nyaman. Sehingga akhirnya nanti setelah pencoblosan pada Rabu (23/11/2024) semua jadi indah dan damai.

“Setelah selesai ini mudahan semua akan jadi indah dan damai, tidak ada lagi permasalahan yang timbul akibat pilakda ini,” tutupnya. (ham)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here