Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahHukum dan Kriminal

Depresi Usai Ditolak Rujuk, Pemuda di Narmada Nekat Coba Bunuh Diri

×

Depresi Usai Ditolak Rujuk, Pemuda di Narmada Nekat Coba Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, katada.id – Seorang pemuda berinisial DAS (19) warga Desa Sembung, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, nyaris kehilangan nyawa setelah diduga melakukan percobaan bunuh diri, Kamis (18/12) malam. Aksi nekat tersebut diduga dipicu tekanan emosional pasca upaya rujuk dengan mantan istrinya berujung penolakan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WITA, saat DAS mendatangi rumah keluarga mantan istrinya. Ia hendak memperbaiki hubungan rumah tangga, namun niat tersebut tidak mendapat respons yang diharapkan. Imbasnya korban diduga mengalami tekanan psikologis berat.

Dalam kondisi emosi tidak stabil, DAS kemudian melukai bagian perutnya menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H., mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 22.05 WITA dan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.

“Begitu laporan masuk, personel piket fungsi langsung menuju lokasi. Fokus utama kami adalah menyelamatkan nyawa korban dengan segera mengevakuasinya ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar AKP Kadek Ariawan, Jumat (19/12) pada katada.id.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Narmada dan mendapat penanganan intensif dari tim medis Unit Gawat Darurat (UGD). Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka robek di bagian perut atas sepanjang sekitar dua sentimeter.

“Luka korban sudah dilakukan penjahitan dan saat ini kondisinya mulai stabil. Namun masih perlu pemantauan lanjutan oleh tenaga medis,” jelasnya.

Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek Narmada mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mental, terutama dalam menghadapi konflik rumah tangga dan tekanan emosional.

Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam menghadapi masalah, mencari bantuan dari pihak profesional seperti tenaga kesehatan, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat, serta meningkatkan kepedulian lingkungan terhadap perubahan perilaku di sekitar.

“Tindakan membahayakan diri sendiri bukanlah solusi. Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli dan segera melapor jika melihat indikasi situasi darurat serupa,” pungkasnya. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *