Scroll untuk baca artikel
Daerah

DPRD KLU Tegaskan Dukungan pada Varietas Porang “Lombos” Selangkah Menuju Pengakuan Nasional

×

DPRD KLU Tegaskan Dukungan pada Varietas Porang “Lombos” Selangkah Menuju Pengakuan Nasional

Sebarkan artikel ini
Harapan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berkah Gumi Lombok untuk melegalisasi varietas porang lokal “Lombos” mendapat dukungan penuh dari legislative saat hearing di aula DPRD KLU

Lombok Utara, Katada.id – Harapan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berkah Gumi Lombok untuk melegalisasi varietas porang lokal “Lombos” mendapat dukungan penuh dari legislatif.

Wakil Ketua II DPRD KLU, I Made Kariyasa, menegaskan komitmennya untuk mengawal pengakuan varietas ini sebagai komoditas unggulan daerah.

Dukungan tersebut disampaikan Kariyasa usai menerima hearing dari Koperasi Gapoktan di ruang rapat DPRD pada Rabu (3/9).

Para petani menyampaikan keresahan mereka; meskipun porang Lombos memiliki produktivitas tinggi dan potensi ekonomi besar, ketiadaan legalitas varietas resmi menghambat akses pembiayaan dan pemasaran yang lebih luas.

Kariyasa menyebut, aspirasi ini strategis untuk menjaga plasma nutfah daerah sekaligus meningkatkan daya saing petani.

“Kami di DPRD siap mendukung dari sisi regulasi dan penganggaran, sepanjang hal ini sejalan dengan visi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Utara,” tegasnya.

Untuk mewujudkan legalitas, DPRD mendesak empat langkah konkret segera diambil instansi terkait.

Pertama, Dinas Pertanian diminta menindaklanjuti dengan menyiapkan uji karakterisasi, uji multilokasi, dan dokumen pelepasan varietas.

Kedua, Pemda didorong mengalokasikan anggaran khusus, bekerja sama dengan lembaga penelitian.

Ketiga, Dinas Perindakop harus mengambil peran aktif dalam penguatan koperasi, pemasaran, dan regulasi harga untuk melindungi petani dari fluktuasi pasar.

Terakhir, Pemerintah Provinsi NTB dan Kementerian Pertanian diimbau bersinergi penuh.

Pengakuan resmi varietas Lombos dinilai vital. Selain membuka akses pembiayaan, hilirisasi produk dapat didorong, sehingga pemasaran ke pasar regional dan internasional semakin terbuka lebar.

“Mari bersama kita perjuangkan varietas lokal Lombok Utara sebagai kebanggaan sekaligus jalan menuju kesejahteraan petani kita,” tutup Kariyasa. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *