Lombok Tengah, katada.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bergerak cepat menangani kerusakan jalan berlubang di ruas Praya–Keruak, Lombok Tengah.
Respons cepat tersebut menuai apresiasi dari kalangan aktivis sosial yang menilai langkah pemerintah tepat dan berpihak pada keselamatan warga.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Kawasan Permukiman (PUPR-KP), Pemprov NTB langsung melakukan survei lapangan di sejumlah titik rawan kerusakan sebagai tahap awal penanganan perbaikan jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-KP NTB, Budi Herman, menegaskan bahwa setiap laporan dan keluhan masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah.
“Ini merupakan bentuk pelayanan Pemerintah Provinsi NTB kepada warga dan telah menjadi komitmen Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal,” tegas Budi Herman.
Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pemetaan titik-titik kerusakan jalan di berbagai wilayah untuk memastikan penanganan dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan prioritas pada ruas jalan yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Penanganan cepat tersebut mendapat apresiasi dari aktivis sosial Lombok Tengah, Mustakim Togok. Ia sebelumnya sempat viral setelah melakukan penambalan jalan secara mandiri menggunakan semen cor sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
Menurut Mustakim, kondisi jalan rusak di jalur Praya–Keruak telah lama dikeluhkan warga. Ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan pusat ekonomi dan mobilitas masyarakat di Lombok Tengah dan Lombok Timur.
“Ini bukti bahwa suara masyarakat didengar. Jalur Praya–Keruak adalah urat nadi ekonomi dan mobilitas warga. Perbaikan ini sangat berarti untuk keselamatan kita bersama,” ujar Mustakim. (*)













