Bima, katada.id – Setelah melewati seleksi ketat di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, Desa Lanta di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, resmi menjadi duta Nusa Tenggara Barat (NTB) pada ajang bergengsi Lomba Desa Tingkat Nasional atau Desa dan Kelurahan Award Tahun 2025. Desa Lanta kini tengah berjuang memaparkan inovasi terbaiknya di hadapan tim penilai.
Kepala Desa Lanta, Muhamad Tayeb, S.Sos, memaparkan progres kemajuan program unggulan yang dicapai desa yang dipimpinnya.
Presentasi berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dukcapil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB.
Dalam sesi pemaparan tersebut, Kades Lanta memaparkan kemajuan desa berdasarkan indikator yang ditetapkan pemerintah, termasuk kontribusi desa dalam mendukung program strategis nasional.
Turut hadir mendampingi pemaparan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima, Kamarudin, S.Sos. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Desa Lanta bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan wujud nyata kontribusi desa dalam mendukung pembangunan daerah.
“Keikutsertaan Desa Lanta ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wujud nyata kontribusi desa dalam mendukung program pembangunan daerah, baik di tingkat Kabupaten Bima maupun Provinsi NTB serta program prioritas pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan, makan bergizi gratis, dan penguatan koperasi desa/kelurahan melalui gerakan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).” ujar Kamarudin, Kamis (29/10).
Pemerintah Kabupaten Bima, lanjut Kamarudin, berkomitmen penuh untuk terus mendampingi dan memfasilitasi Desa Lanta agar mampu menampilkan inovasi terbaiknya di kancah nasional.
Didukung oleh Plt. Camat Lambu, Muaidin, S.Pd.,MM, Kabid Sosbud DPMD, Ihwan Budiman, Ketua TP. PKK Desa Lanta, Endang Yulianti, Ketua BPD, Ari Lupianto, serta Pengurus BUMDes Irwansyah, pihak Bima optimistis.
“Tentu saja, dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, kita optimistis Desa Lanta dapat menorehkan prestasi terbaik di tingkat nasional dan memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan. Sekaligus menjadi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Bima maupun di NTB,” pungkasnya.













