Lombok Utara, Katada.id – Upaya memperluas pemerataan layanan pendidikan berkualitas di NTB menunjukkan progres nyata dengan dimulainya pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) pertama di NTB.
Berlokasi strategis di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, proyek nasional ini telah memasuki tahap pengerjaan fisik setelah tim pemerintah pusat turun langsung memantau lokasi.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Najib memastikan bahwa pembangunan SR telah berjalan sesuai rencana.
“Sekolah Rakyat ini sudah mulai pembangunan secara fisiknya. Tim dari pusat juga sudah turun ke lapangan. Nantinya setelah bangunan selesai, pelaksanaan pendidikannya akan diserahkan kepada kami. Insyaallah kami siap melaksanakan amanah itu untuk memberikan layanan pembelajaran terbaik,” ujar Najib, Senin (1/12).
Sekolah Rakyat ini akan menjadi proyek percontohan nasional untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan mengusung konsep modern berasrama dan fasilitas lengkap, termasuk ruang belajar, asrama, kantin, sarana ibadah, hingga lapangan olahraga.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) KLU, Faturrahman, mengonfirmasi bahwa pembangunan bersifat multi years dengan total anggaran sekitar Rp250 miliar dari Kementerian PUPR.
“Tim Satker provinsi sudah bertemu Bupati, dan pembangunan dipastikan dimulai tahun ini,” jelas Faturrahman, menargetkan peletakan batu pertama terlaksana pada Desember mendatang.
Jika progres sesuai jadwal, Sekolah Rakyat Lombok Utara diproyeksikan akan beroperasi pada tahun ajaran baru Juli 2026. (ham)













