Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahPolitik

Pemkab Bima Sambut Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB

×

Pemkab Bima Sambut Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB

Sebarkan artikel ini

Bima, katada.id-Pemerintah Kabupaten Bima menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025 yang melakukan penilaian di Posyandu Kalende Indah, Desa Naru, Kecamatan Sape, Rabu (26/11/2025).

Penilaian yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dihadiri jajaran OPD terkait, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti, Camat Sape Muhammad Akbar, Muspika, Kepala Desa Naru Nasaruddin, unsur pemerintah desa, para kader Posyandu, serta masyarakat.

Kegiatan diawali laporan panitia pelaksana dan dilanjutkan penyambutan tim penilai oleh Pemerintah Desa Naru dan kader Posyandu Kalende Indah.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, Fatahullah, S.Pd, mewakili Bupati Bima menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penilaian tersebut.

“Penilaian ini merupakan instrumen penting untuk mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis masyarakat. Momentum ini diharapkan memperkuat kapasitas Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar, demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Bima yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Bima terus berupaya meningkatkan standar pelayanan Posyandu sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar masyarakat di sektor kesehatan serta memastikan Posyandu tetap aktif dan mandiri.

Ketua TP-PKK Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, menegaskan peran strategis Posyandu dalam mendukung kesehatan ibu, balita, serta pembinaan keluarga. Ia memberi apresiasi kepada seluruh kader yang dinilai telah bekerja penuh tanggung jawab.

“Posyandu Kalende Indah diharapkan menjadi teladan bagi Posyandu lain. Sinergi antara kader, pemerintah desa, TP-PKK, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program kesehatan keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono, S.Hut., M.Eng., menjelaskan bahwa penilaian tahun 2025 menitikberatkan pada lima aspek utama: administrasi Posyandu, kualitas pelayanan kesehatan, inovasi kegiatan, sarana prasarana, dan tingkat partisipasi masyarakat.

“Kami melihat kesiapan yang sangat baik dari Posyandu Kalende Indah. Kolaborasi antara kader, pemerintah desa, TP-PKK, dan masyarakat merupakan indikator kuat menuju Posyandu yang aktif, mandiri, dan berkelanjutan,” katanya. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *