Mataram, katada.id – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima, Muhammad Aditya Ardin, resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2025–2030, Sabtu (21/2) di Mataram.
SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PAN NTB, Lalu Ahmad Zainu, sebagai penanda dimulainya kepengurusan baru PAN Kabupaten Bima di bawah komando Aditya.
“Saya tentu bersyukur. Ini amanah yang tidak mudah,” ungkap Aditya saat diwawancarai katada.id, Sabtu malam (21/2).
Putra pertama Bupati Bima, Ady Mahyudi itu menegaskan, langkah awal yang akan ditempuh yakni menggelar musyawarah harian dan Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari konsolidasi internal partai.
“Konsolidasi organisasi akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten,” jelasnya.
Fokus Konsolidasi dan Kemenangan Pileg
Menurut Aditya, konsolidasi organisasi menjadi tonggak penting agar mesin politik bergerak solid dan terukur menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg).
Saat ini PAN memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten Bima. Ia menegaskan, seluruh kader akan bekerja maksimal untuk meningkatkan perolehan kursi dan memperkuat posisi partai di parlemen.
“Semua ketua partai politik tentu menginginkan untuk memimpin parlemen. Karena itu, kerja-kerja konsolidasi menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Arahan DPP: Perkuat Basis Hingga TPS
Aditya juga mengungkapkan adanya pesan khusus dari DPP PAN agar kepengurusan baru fokus memperkuat basis suara hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Ada arahan untuk membentuk enam relawan di setiap TPS. Target nasional kami, PAN menjadi partai nomor tiga perolehan kursi di DPR RI,” bebernya.
Sementara itu, Lalu Ahmad Zainu menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Ia meminta jajaran pengurus segera melaksanakan Muscab dan membangun jaringan relawan guna memperluas dukungan masyarakat.
“Struktur harus diperkuat sampai akar rumput. Konsolidasi dan Muscab harus segera dilaksanakan agar mesin partai bergerak efektif,” tegasnya.
Menanggapi arahan tersebut, Aditya menyatakan kesiapan penuh untuk segera menindaklanjutinya. Ia memastikan pembenahan kepengurusan dan soliditas kader menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
“Kami akan segera bergerak melakukan konsolidasi hingga ke tingkat bawah, melaksanakan Muscab, serta membangun jaringan relawan sebagaimana arahan DPW,” pungkasnya. (*)













