Lombok Utara, Katada.id – Menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan syiar Islam di bulan suci, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menggelar Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Rombongan Tim II yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menyambangi Masjid Haqqul Yakin di Dusun Lengkukun, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan yang diawali dengan buka puasa bersama ini, dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah, serta ditutup dengan tausiyah Ramadhan. Hadir mendampingi Wabup, sejumlah jajaran Forkopimda, para Kepala OPD lingkup Pemkab KLU, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Kusmalahadi menyampaikan kondisi terkini terkait kebijakan keuangan daerah. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, pemerintah pusat melakukan penyesuaian transfer anggaran ke seluruh daerah di Indonesia, termasuk Lombok Utara.
Namun, ia mengajak masyarakat untuk tetap optimis. Pasalnya, pengalihan anggaran tersebut difokuskan pada program prioritas nasional yang berdampak langsung bagi rakyat, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Pengurangan transfer ini dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis. Sebagai daerah penerima manfaat, ini adalah peluang bagi masyarakat untuk ikut serta dan terlibat aktif di dalamnya guna menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Kusmalahadi.
Tidak hanya MBG, Wabup juga memaparkan sejumlah program strategis nasional lainnya yang akan menyasar Lombok Utara, di antaranya program Sekolah Rakyat (SR) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Ia bersyukur karena Lombok Utara terpilih menjadi salah satu kabupaten di Provinsi NTB yang mendapatkan program Sekolah Rakyat. “Proses pembangunannya akan segera kita laksanakan. Tentu saja, kehadiran program ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat kita,” tambahnya.
Di hadapan para kepala OPD yang hadir, Wabup Kusmalahadi memberikan arahan tegas agar setiap instansi tidak berpangku tangan. Ia mendorong jajarannya untuk terus berinovasi dan proaktif melakukan jemput bola ke pemerintah pusat.
“Saya bersama Bapak Bupati terus berikhtiar agar program-program pusat bisa kita tarik ke daerah. Saya minta kepala OPD untuk kreatif mencari anggaran di kementerian terkait, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kita,” tutupnya.(ham)













