Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

Tegaskan Sistem Karier Berjenjang, Gubernur NTB Lantik 392 Pejabat

×

Tegaskan Sistem Karier Berjenjang, Gubernur NTB Lantik 392 Pejabat

Sebarkan artikel ini
Gubernur NTB Lantik 392 Pejabat Lingkup Pemprov NTB

Mataram, katada.id – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal melantik dan mengambil sumpah jabatan 392 pejabat Eselon III dan IV lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/2). Pelantikan yanh digelar di Aula Tambora, Kantor Gubernur NTB itu menegaskan komitmen penguatan sistem karier berjenjang dalam birokrasi daerah.

Rinciannya, sebanyak 147 pejabat Eselon III dan 245 pejabat Eselon IV dimutasi pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Para pejabat yang dilantik dijadwalkan mulai menjalankan tugas pada Senin (23/2).

Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang lazim dalam tata kelola birokrasi. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga komitmen terhadap sumpah dan janji jabatan.

“Rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dalam birokrasi. Yang terpenting adalah komitmen terhadap sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi menyusul perampingan struktur sesuai arahan pemerintah pusat. Dampaknya, sejumlah jabatan struktural mengalami penghapusan sehingga diperlukan penyesuaian posisi di berbagai OPD.

Untuk memastikan objektivitas, Pemprov NTB sebelumnya telah melaksanakan uji kompetensi atau beauty contest. Hasil uji kompetensi, profil kepegawaian, serta catatan dari inspektorat menjadi bahan pertimbangan dalam penempatan jabatan.

Gubernur menilai jabatan Eselon III memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan sekaligus pelaksana kebijakan. Posisi ini juga menjadi tahapan penting menuju jabatan Eselon II.

“Saya ingin sistem karier berjenjang berjalan dengan baik. Harapannya, suatu saat pejabat Eselon II di setiap OPD berasal dari kader terbaik Eselon III di OPD tersebut,” katanya.

Sementara itu, Eselon IV disebut sebagai tahap awal kaderisasi. Ia meminta pejabat Eselon III membina dan mengembangkan pejabat Eselon IV sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan birokrasi.

Ke depan, Pemprov NTB juga akan mendorong penguatan jabatan fungsional agar semakin diminati serta memberi ruang pengembangan karier yang lebih luas bagi aparatur sipil negara (ASN).

Dalam kesempatan itu ia berpesan agar para pejabat bekerja dengan hati, namun tidak membawa persoalan pekerjaan ke dalam hati. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin tidak mungkin menyenangkan semua pihak.

“Jika dihadapkan pada pilihan antara kemampuan intelektual dan komitmen, pilihlah komitmen. Kemampuan bisa dibangun, tetapi komitmen lahir dari integritas dan niat yang bersih,” pesannya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi, peningkatan profesionalisme aparatur, serta percepatan kinerja pelayanan publik di Provinsi NTB. (*)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *