Bima, Katada.id – Wakil Bupati (Wabup) Bima, dr. Irfan Zubaidy, menghadiri prosesi Wisuda Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Harapan Bima yang berlangsung di Gedung Seni dan Budaya Kota Bima, Sabtu (24/1/2026). Dalam prosesi itu STES Harapan Bima menggelar wisudah bagi 179 lulusan Program Sarjana (S1) Ekonomi Syariah Periode III Tahun Akademik 2025/2026.
Wabup Irfan menyampaikan apresiasi kepada Ketua Yayasan dan pimpinan STES Harapan Bima atas terselenggaranya proses wisuda. Ia menilai keberhasilan akademik para lulusan merupakan hasil dari kerja kolektif institusi pendidikan dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Bima.
Secara khusus, dr. Irfan memberikan pesan tegas kepada para wisudawan dan wisudawati agar tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik semata. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus dikembangkan secara produktif dan berorientasi pada dunia kerja.
“Saya berpesan kepada wisudawan dan wisudawati untuk lebih produktif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, tidak hanya mengejar ijazah atau gelar, tetapi belajar agar mampu menciptakan dan mencari pekerjaan,” tegasnya dalam sambutan.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan akademik bukanlah akhir perjalanan, melainkan bekal awal untuk menghadapi realitas dunia yang semakin kompleks, mulai dari gejolak ekonomi global, percepatan perubahan teknologi, hingga ancaman keamanan siber yang semakin nyata.
Sementara itu, Ketua STES Harapan Bima, Drs. Yusuf, S.IP., M.M, menekankan pentingnya peran alumni dalam mengamalkan ilmu pengetahuan dan menjaga nama baik almamater. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi dari kontribusi nyata alumni di tengah masyarakat.
“Banyak hal yang harus diperjuangkan, salah satunya adalah keseriusan kami dalam menyelenggarakan misi, visi, dan Tridarma Perguruan Tinggi agar output pendidikan benar-benar berdampak,” ujarnya.
Koordinator Kopertis Wilayah XIV, Dr. Muhammad Sai, M.Ag, yang menyampaikan sambutan secara daring, menjelaskan bahwa STES Harapan Bima telah berdiri sejak lama dan memiliki legitimasi kelembagaan yang kuat. Ia juga menyebutkan bahwa Yayasan Al-Faqih mengelola sejumlah perguruan tinggi swasta di berbagai daerah, termasuk di Bima, Lombok, dan Kalimantan, sebagai bagian dari jejaring kerja sama pendidikan nasional.
Sebagai informasi, Wisuda tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Al-Faqih Dr. A. Talib, PhD., M.A., para pimpinan perguruan tinggi se-Kabupaten dan Kota Bima, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bima. (*)













