Kota Bima, katada.id – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin menerima kunjungan Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) NTB Kementerian PUPR, Dades Prinandes, Jumat pagi (20/2).
Perjumpaan yang berlangsung di kediaman Wali Kota di BTN Permai, Kelurahan Sadia itu turut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten II, Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kabag Pemerintahan, serta Kabag Ekonomi lingkup Pemerintah Kota Bima.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis daerah menjadi fokus pembahasan. Di antaranya persoalan air minum, sanitasi, hingga pengembangan dan identifikasi kawasan strategis di Kota Bima.
Salah satu poin penting yang mengemuka adalah rencana pembentukan Perseroan Daerah (Perseroda) sebagai langkah penguatan tata kelola dan profesionalisme pengelolaan layanan air minum. Pemerintah Kota Bima menilai, pembentukan Perseroda menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjamin keberlanjutan sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Selain itu, penguatan sistem sanitasi juga menjadi perhatian serius. Termasuk di dalamnya penanganan bidang persampahan sebagai bagian dari peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pemkot Bima menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembenahan infrastruktur dasar secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, dalam diskusi juga dilakukan identifikasi kawasan strategis yang berpotensi menjadi prioritas penataan dan pengembangan. Langkah ini mencakup aspek infrastruktur, tata ruang, hingga peningkatan pelayanan publik.
Wali Kota Bima, Rahman, berharap sinergi antara Pemerintah Kota Bima dan BPBPK NTB Kementerian PUPR semakin diperkuat. “Kolaborasi yang solid sangat penting agar program pembangunan di bidang air minum, sanitasi, serta penataan kawasan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Aji Man sapaan akrab Wali Kota Bima.
Sementara itu, Kepala BPBPK NTB menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan pendampingan teknis serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung percepatan penyelesaian berbagai isu strategis tersebut.
Untuk diketahui pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat pembangunan infrastruktur dasar di Kota Bima. (*)













