
Kota Bima, katada.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Bima Mukhtar mempresentasikan inovasi unggulan milik Kota Bima pada ajang penilaian penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2024.
IGA merupakan penghargaan tahunan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemda atas semangat dan keberhasilannya melakukan inovasi di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan.
Dalam Video Conference (Vicon), Mukhtar memaparkan pencatatan indeks inovasi daerah tahun 2023. Dia menjelaskan, Pemkot Bima mencatat 77 inovasi yang berasal dari perangkat daerah dan sub perangkat daerah Kota Bima tahun 2024. Jumlah inovasi yang dicatat ini naik hingga 110,39 persen menjadi 162 inovasi.
”Guna mempublikasikan hasil inovasi agar menjadi referensi dan bermanfaat, kami membuat katalog inovasi yang bisa diakses publik di website Katalog Inovasi Daerah Pemkot Bima,” terang Mukhtar.
Dalam upaya memajukan Kota Bima, Pj Wali Kota memperkenalkan dua inovasi unggulan yang selaras dengan prioritas nasional serta kebutuhan pelayanan dasar masyarakat. ”Kedua inovasi ini memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Pertama, inovasi digital bernama KUNCI BAJU ODHA (Kunjungi, Cintai, Obati dan Jangan Jauhi Orang dengan HIV/AIDS (Kunci Baju Odha). Inovasi ini bisa diakses melalui aplikasi HALO ODHA.
Mukhtar menjelaskan, aplikasi ini memberikan layanan komprehensif yang mudah diakses bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). ”Inovasi ini membantu memperluas cakupan skrining, layanan kesehatan, dan dukungan yang lebih inklusif, sehingga meningkatkan deteksi kasus HIV/AIDS di wilayah Kota Bima,” jelasnya.
Kedua, inovasi non digital SI DARLING YANG CERDAS (Inovasi Dapur Lawan Stunting yang Berfokus Pada Pencegahan Kerdil dengan Makanan Yang Berkualitas). SI DARLING YANG CERDAS merupakan inovasi Kota Bima untuk mencegah stunting melalui edukasi gizi, lomba masak dan simulasi makanan bergizi berbahan lokal.
Mukhtar menjelaskan, inovasi ini menyediakan buku resep layanan konsultasi telemedisin dan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi Gizi untuk anak. ”Dengan 1.378 penerima manfaat, SI DARLING YANG CERDAS berkontribusi menurunkan angka stunting dan mendukung target nasional di bawah 14 persen pada tahun 2024,” katanya.
Kedua inovasi tersebut menggambarkan komitmen Pemkot Bima dalam mengembangkan ekosistem inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah sesuai arahan nasional. (rl)