Sumbawa, katada.id – Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal turun langsung meninjau kondisi jalan dan jembatan di Kabupaten Sumbawa. Bersama Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Gubernur menyusuri Jalur Lintas Moyo menggunakan motor trail, Selasa (21/1).
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik yang dinilai krusial, di antaranya ruas Jalan Lintas Moyo serta jalur Moyo–Luair pada KM 20 dan KM 21,5. Beberapa perempatan dan titik jembatan penghubung yang membutuhkan penanganan serius juga menjadi perhatian rombongan.
Ruas jalan tersebut merupakan jalur vital bagi masyarakat. Selain menjadi akses utama mobilitas warga, jalur ini juga menopang distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari wilayah Moyo dan sekitarnya.
Di salah satu titik peninjauan, Gubernur NTB menegaskan bahwa perbaikan jalan provinsi akan diprioritaskan. “Mana jalan provinsi yang perlu perbaikan, kita kerjakan (prioritas) dahulu,” tegas Miq Iqbal di hadapan perangkat daerah dan warga.
Tak hanya soal fisik jalan, Gubernur juga menyoroti pentingnya perlindungan kawasan hutan. Menurutnya, kerusakan hutan berdampak langsung pada infrastruktur jalan karena memicu aliran air yang tidak terkendali. “Ketika tak ada lagi penahan air, semua air deras mengalir membentuk sungai baru yang berdampak pada jalan. Apa yang dilakukan Pak Bupati sudah benar, menyelamatkan hutan dan menghentikan pembalakan,” ujarnya.
Bupati Sumbawa Jarot menambahkan, persoalan drainase menjadi salah satu penyebab utama rusaknya badan jalan. Karena itu, penanganan teknis harus dilakukan secara menyeluruh. “Beberapa jalan memang perlu dibuatkan saluran untuk mencegah ambruknya badan jalan. Hutan juga harus kita jaga bersama,” katanya.
Kunjungan ini disambut positif oleh masyarakat setempat. Kepala Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Abdul Wahab, mengaku optimistis kondisi jalan akan segera mendapat penanganan. “Dengan kedatangan Gubernur dan Bupati, kami merasa permasalahan jalan ini terjawab. Kami yakin segera ditangani,” ucapnya.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur tampak berdiskusi langsung dengan petugas teknis serta warga untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Turut mendampingi, Ketua TP PKK NTB Shinta Agathia Soedjoko, jajaran OPD Provinsi dan Kabupaten Sumbawa, unsur TNI–Polri, serta masyarakat. (*)













