Bima, katada.id – Masyarakat Desa Nata, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, mengawal ketat proses audit dugaan penyimpangan Dana Desa Tahun Anggaran 2024–2025 yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Bima. Audit tersebut mulai dilaksanakan pada Senin (2/2).
Pengawalan dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, terlebih di tengah mencuatnya desakan pemecatan bendahara Desa Nata yang dinilai bermasalah.
Budiman, yang akrab disapa Dhae Mhan, perwakilan masyarakat sekaligus pelapor dugaan penyimpangan Dana Desa, menegaskan bahwa audit ini menjadi momentum penting untuk mengungkap fakta sebenarnya. Ia berharap Inspektorat bekerja profesional, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
“Audit ini sangat kami harapkan berjalan jujur dan terbuka. Jangan sampai ada praktik bermain mata, keberpihakan, maupun kerja yang tidak profesional, karena itu akan merusak kepercayaan masyarakat,” ujar Budiman di lokasi pemeriksaan.
Senada, Adnan, salah satu pemuda Desa Nata, menilai peran Inspektorat sangat krusial dalam mengungkap dugaan penyimpangan dan potensi kerugian keuangan negara. Menurutnya, masyarakat tidak menginginkan audit sekadar menjadi formalitas tanpa kejelasan hasil.
“Inspektorat adalah harapan terakhir masyarakat untuk membongkar dugaan penyimpangan. Kalau tidak bekerja maksimal dan transparan, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin menurun,” tegas Adnan.
Masyarakat Desa Nata juga menaruh harapan besar agar pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh tanpa menutup-nutupi kesalahan pihak tertentu. Mereka meminta hasil audit diumumkan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi.
Selain itu, warga mendesak seluruh pihak terkait mengedepankan integritas, kejujuran, serta penegakan hukum demi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berkeadilan.
“Kami akan terus mengawal proses ini sampai tuntas. Dana desa adalah hak masyarakat dan harus dikelola secara benar,” ujar salah satu warga yang turut hadir mengawasi jalannya audit. (*)













