Mataram, katada.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program kerja Palang Merah Indonesia (PMI) NTB. Dukungan tersebut disampaikan langsung Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi jajaran PMI NTB di ruang kerjanya, Senin (11/5).
Dalam pertemuan itu, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menegaskan, Pemprov NTB siap mendukung seluruh program positif yang bertujuan mendorong kemajuan daerah, khususnya di bidang sosial, kesehatan, dan kebencanaan.
“Atas nama Pemprov NTB, pastinya kami dukung,” ujar Miq Iqbal.
Sebagai pembina PMI NTB, ia juga meminta jajaran PMI tetap ikhlas dan sabar dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Menurutnya, peran PMI sangat penting dalam membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun pelayanan sosial lainnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) PMI NTB, Lalu Dodi Setiawan mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari kewajiban organisasi untuk melaporkan dinamika kelembagaan sekaligus meminta arahan dari pemerintah daerah terkait program-program PMI.
“Salah satu program yang kami sampaikan ke pembina adalah pembangunan 10 gudang logistik di kabupaten/kota se-NTB,” kata pria yang akrab disapa Miq Dody itu.
Selain pembangunan gudang logistik, PMI NTB juga melaporkan kesiapan monitoring dan evaluasi program Federasi Palang Merah Internasional. Dalam program tersebut, NTB ditunjuk sebagai salah satu pilot project penanggulangan bencana tingkat desa berbasis komunitas.
Program itu dijalankan di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di Desa Candi Manik, Taman Baru, dan Sekotong Tengah. PMI NTB juga telah menyiapkan regulasi pendukung melalui peraturan desa.
“Program ini ada di Kecamatan Sekotong, Desa Candi Manik, Taman Baru dan Sekotong Tengah, dan kami sudah siapkan regulasinya lewat peraturan desa,” jelasnya. (*)













