Scroll untuk baca artikel
Daerah

DPUPR KLU Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Hingga Layanan Dasar untuk Masyarakat di 2026

×

DPUPR KLU Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Hingga Layanan Dasar untuk Masyarakat di 2026

Sebarkan artikel ini
Pengerjaan ruas jalan kabupaten yang dilakukan di wilayah Tanjung, Lombok Utara, beberapa waktu lalu (Dok)

Lombok Utara, Katada.id– Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) tancap gas dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Tidak lagi berfokus pada pusat kota, Pemkab Lombok Utara tahun ini mengusung misi pemerataan infrastruktur yang menyentuh hingga pelosok desa di seluruh kecamatan.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KLU, Bambang Gunawan, menegaskan bahwa rekonstruksi jalan kabupaten menjadi yang utama dalam agenda pembangunan tahun ini.

“Pemerataan adalah prioritas. Kami ingin memastikan konektivitas wilayah merata di seluruh kecamatan, karena jalan yang mantap adalah fondasi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Bambang, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan dan perbaikan jalan tahun ini menyasar titik-titik perioritas yang dibutuhkan warga. Seperti akses jala penghubung sentra pertanian dan kawasan ekonomi. Kemudian akses jalan yang menghubungkan antarwilayah dan pemukiman padat penduduk. “Tujuannya untuk memperkecil kesenjangan antarwilayah agar hasil bumi dan mobilitas warga semakin lancar,” sambungnya.

Selain infrastruktur jalan, Pemkab KLU juga memperkuat struktur pemerintahan dan identitas daerah melalui sejumlah proyek strategis. Seperti pembangunan kantor BPBD dan Inspektorat guna meningkatkan kesiagaan bencana serta pengawasan internal. Serta kelanjutan pembangunan Islamic Center dan kehadiran Youth Center sebagai wadah kreativitas generasi muda.

“Juga pembangunan gapura kabupaten yang akan menjadi simbol kebanggaan dan penyambutan bagi siapa pun yang memasuki Bumi Tioq Tata Tunaq,” jelasnya.

Ia melanjutkan, tahun ini juga akan ada perluasan jaringan dan sambungan rumah di Desa Loloan, Bayan. Pemeliharaan sistem pengolahan air limbah secara intensif demi menjaga keberlanjutan wisata kelas dunia.
“Serta program sanitasi lingkungan untuk meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh,” pungkasnya. (ham)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *