Lombok Utara, Katada.id– Ancaman narkoba yang kian mengkhawatirkan di berbagai lini kehidupan masyarakat. Hal ini memicu reaksi keras dari kalangan legislatif Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD KLU, Ardianto, menegaskan bahwa perang melawan barang haram ini tidak boleh hanya menjadi beban satu instansi saja.
Menurut politisi senior ini, pola penyebaran narkoba saat ini sudah sangat masif dan mampu menembus seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi kolektif menjadi harga mati.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak, seperti kepolisian misalnya. Melihat kondisi saat ini, semua lini berpotensi terpapar. Harus ada kerja sama bersama untuk melawan ini,” tegas Ardianto saat memberikan keterangan, Senin (16/02/2026).
Ardianto menekankan bahwa peran aktif masyarakat bukan sekadar pendukung, melainkan kunci utama dalam pencegahan dini. Ia mengajak warga untuk memperkuat pengawasan mulai dari unit terkecil, yakni keluarga, hingga ke tingkat dusun dan desa.
Kepekaan terhadap lingkungan sekitar dianggap sebagai deteksi dini yang paling efektif. Jika masyarakat menemukan aktivitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan atau peredaran narkotika, ia meminta agar warga tidak ragu melapor kepada pihak berwenang.
“Peran masyarakat sangat krusial. Harus aktif mengawasi lingkungan tempat tinggal. Jangan abai jika ada hal yang mencurigakan,” ajaknya.
Tak hanya menuntut peran masyarakat, Ardianto juga menggarisbawahi pentingnya integritas di tubuh pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif. Sebagai bentuk komitmen nyata, ia mengingatkan bahwa seluruh anggota DPRD Lombok Utara telah melalui proses penyaringan yang ketat, termasuk tes urine saat tahapan pencalonan legislatif.
Langkah ini, menurutnya, adalah bukti bahwa para wakil rakyat di KLU memiliki komitmen moral untuk bersih dari narkoba sebelum mengemban amanat rakyat.
Untuk itu, Ardianto berharap sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan elemen masyarakat dapat berjalan beriringan. Ia meyakini, hanya dengan kolaborasi yang solid, generasi muda di Lombok Utara dapat diselamatkan dari jerat narkoba yang merusak masa depan bangsa. (ham)













