Petugas Pakai APD Lengkap Saat Evakuasi Jenazah di Jalur Pendakian Gunung Rinjani

0
Tim memakai APD lengkap saat mengevakuasi korban di Taman Nasional Gunung Rinjani. (Istimewa)

Lombok utara, katada.id – Perempuan inisial P (37 ) asal Desa Karang Baru, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur ditemukan meninggal di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Saat evakuasi, petugas beranggotakan Polsek Bayan, TNGR dan masyarakat memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Jenazah korban berada di kilometre 5.5 dan 6.5 jalur Senaru.

“Jenazah korban itu berhasil dievakuasi tim evakuasi yang terdiri dari anggota Polsek Bayan 2 orang, dari TNGR 2 orang dan dari masyarakat 4 orang,” ungkap Kapolres Lombok Utara, AKBP Feri Jaya Satriansyah, Selasa (13/4).

Ia menjelaskan, pada Minggu (12/3) sekitar pukul 11.00 Wita tim melakukan pendakian Gunung Rinjani melalui jalur Senaru di pintu masuk hutan Jebak Gawah untuk melakukan evakuasi. Pada pukul 14.00 tim evakuasi berhasil sampai di tempat jenazah.

Baca Juga:   Arena Judi Sabung Ayam di Mataram Digerebek Polisi, Pelaku Lari Kocar-kacir

Keadaan jenazah cukup memprihatikan. Kondisinya dalam keadaan kaku serta tertutup dengan kain berwarna coklat. Setelah itu Tim evakuasi membungkus jenazah tersebut dengan plastik kantong sebanyak sepuluh lapis, kemudian diikat dan diangkut menggunakan sebatang bambu sepanjang tiga meter. “Tim tetap antisipasi terhadap covid-19. Tim evakuasi mengguna APD lengkap,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, sekitar pukul 18.30 Wita tim evakuasi sampai di pintu masuk Senaru. Selanjutnya tim evakuasi menyerahkan jenazah tersebut kepada pihak medis. Lalu dibawa menggunakan Ambulance menuju RSUD Tanjung guna melakukan visum serta mengecek apakah jenazah tersebut terjangkit covid-19 atau tidak. “Sekitar pukul 20.00 Wita setelah dilakukan visum oleh RSUD Tanjung hasilnya keluar,” ucapnya.

Baca Juga:   NTB Siap Hadapi Situasi Terburuk Antisipasi Penyebaran Covid19

Ia menegaskan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga korban juga telah mengenali korban berdasarkan ciri-ciri yang dimilki korban serta mengikhlaskanya. ’’Korban memiliki riwayat gangguan jiwa yang dibuktikan dengan kartu kuning dari RSJ Mataram. Selanjutnya keluarga membawa jenazah tersebut ke rumah duka,’’ terangnya. (ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here