Scroll untuk baca artikel
Daerah

Tingkatkan Literasi, Dinas Perpusarsip KLU Hidupkan Perpustakaan Keliling di Ruang Publik

×

Tingkatkan Literasi, Dinas Perpusarsip KLU Hidupkan Perpustakaan Keliling di Ruang Publik

Sebarkan artikel ini
Dinas Perpusarsip KLU Jemput Bola Hidupkan Perpustakaan Keliling di Ruang Publik

Lombok Utara, Katada.id – Minat baca masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus dipupuk. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinas Perpusarsip) Kabupaten Lombok Utara kini menggencarkan inovasi layanan jemput bola melalui armada perpustakaan keliling yang menyasar hingga ke pelosok dan pusat keramaian.

Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah KLU, Doni Tarabi, menegaskan bahwa layanan ini dirancang untuk lebih inklusif. Jika sebelumnya perpustakaan keliling identik dengan kunjungan ke sekolah-sekolah, kini cakupannya diperluas ke ruang publik.

“Kami tidak hanya menyasar satuan pendidikan, tetapi juga masyarakat umum. Kami akan hadir di titik-titik keramaian seperti Alun-Alun Tanjung hingga area pelabuhan seperti di Pelabuhan Carik, Bayan,” ujar Doni saat dihubungi, Kamis (12/02/2026).

Doni mengakui bahwa dalam menjalankan program ini, pihaknya menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Saat ini, dukungan operasional yang tersedia baru mencakup pemenuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk satu unit armada yang beroperasi secara optimal dari dua unit yang dimiliki.

Kendati demikian, semangat tim tidak surut. Dengan jadwal operasional sekitar tiga kali dalam sebulan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan, perpustakaan keliling ini tetap menjadi primadona bagi masyarakat.

“Antusiasme warga sangat luar biasa. Baik anak-anak di sekolah maupun masyarakat di tempat umum, mereka sangat senang saat mobil perpustakaan datang. Ini adalah bukti bahwa keinginan untuk membaca sebenarnya sangat tinggi,” tambah Doni.

Guna meningkatkan layanan dan mempermudah akses peminjaman buku bagi masyarakat luas, pihak dinas kini tengah menyusun strategi untuk digitalisasi keanggotaan. Doni menyarankan agar masyarakat dan siswa segera mendaftarkan diri menjadi anggota resmi.

“Kami menyarankan masyarakat untuk memiliki kartu perpustakaan agar akses meminjam buku lebih mudah. Kedepannya, kami berencana membebaskan biaya pembuatan kartu agar semakin banyak warga yang tertarik mengakses koleksi buku kami,” pungkasnya.(ham)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *