Bima, katada.id- Maskapai TransNusa kembali melayani rute penerbangan Denpasar–Bima (DPS–BMU) mulai Senin, 15 Desember 2025. Penerbangan perdana ditandai prosesi water salute saat pesawat jet C 909-700 mendarat di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.
Kedatangan pesawat disambut tarian tradisional Wura Bongi Monca. Hadir Wakil Bupati Bima Irfan Zubaidy, jajaran pemerintah daerah, dan manajemen TransNusa.
Wakil Bupati Bima menyebut pembukaan kembali rute ini, momentum strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penerbangan perdana ini sangat penting dan strategis dalam mendukung konektivitas, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Irfan Zubaidy dalam sambutannya.
Ia menilai rute Bima–Denpasar akan membuka akses lebih luas bagi wisatawan, pelaku usaha, dan masyarakat, sekaligus mempercepat mobilitas orang dan barang.
“Pemerintah daerah optimistis peningkatan aksesibilitas ini akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, politisi PKS itu berharap kehadiran rute tersebut dapat mendorong pengembangan sektor unggulan daerah. “Memperluas jaringan investasi, serta meningkatkan kualitas layanan transportasi udara di wilayah Bima dan sekitarnya,” pungkasnya.
Sementara itu, CEO TransNusa Bayu Sutanto menjelaskan bahwa pada periode 15–21 Desember 2025, rute DPS–BMU akan beroperasi empat kali per minggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, dengan penerbangan langsung tanpa transit.
“Mulai 22 Desember 2025, rute ini akan dilayani setiap hari dengan jadwal dan nomor penerbangan yang sama,” kata Bayu.
Sebagai informasi, TransNusa menawarkan harga promo tiket satu arah mulai Rp998 ribu untuk rute DPS–BMU maupun BMU–DPS. Jadwal penerbangan dari Denpasar berangkat pukul 09.35 WITA dan tiba di Bima pukul 10.35 WITA. Sementara penerbangan dari Bima berangkat pukul 11.00 WITA dan tiba di Denpasar pukul 12.10 WITA. (*)













