Mataram, Katada.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi melepas ratusan peserta program mudik gratis dari Pulau Lombok menuju Pulau Sumbawa, Sabtu (14/3). Program yang digagas Pemerintah Provinsi NTB ini diikuti sebanyak 400 pemudik.
Para peserta diberangkatkan menuju berbagai daerah di Pulau Sumbawa, mulai dari Kabupaten Sumbawa Barat hingga Kota Bima. Program mudik gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur NTB mengatakan, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, program ini hanya mampu memberangkatkan sekitar 200 orang.
“Tahun lalu kita hanya bisa memberangkatkan 200 orang. Tahun ini alhamdulillah kita bisa memberangkatkan 400 orang untuk mudik gratis, mulai dari ujung barat Pulau Sumbawa sampai ujung timur Pulau Sumbawa, dari Kabupaten Sumbawa Barat sampai Bima,” ujarnya saat melepas para pemudik di depan Pendopo Gubernur NTB.
Ia juga memastikan kondisi jalur utama Trans Pulau Sumbawa dalam keadaan baik dan siap dilalui para pemudik. Menurutnya, sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah diperbaiki oleh tim dari Dinas PUPR dan Balai Jalan.
Miq Iqbal mengungkapkan, dirinya baru saja meninjau langsung kondisi jalur tersebut saat melakukan Safari Ramadan di Pulau Sumbawa.
“Tadi pagi saya baru saja tiba dari Pulau Sumbawa setelah Safari Ramadan dan minggu lalu juga saya melintasi jalur utama dari Sumbawa Barat sampai Sape. Alhamdulillah kondisi jalur utama InsyaAllah sangat baik. Beberapa titik yang mengalami kerusakan sudah dipersiapkan dan diperbaiki oleh teman-teman dari PUPR dan Balai Jalan sehingga perjalanan Trans Pulau Sumbawa akan berjalan lancar,” jelasnya.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, Pemprov NTB juga memberikan perlindungan tambahan bagi seluruh peserta mudik melalui fasilitas asuransi perjalanan. Para pemudik juga mendapatkan layanan konsumsi untuk berbuka puasa selama perjalanan.
Program mudik gratis ini sebagian besar diikuti oleh mahasiswa asal Pulau Sumbawa yang sedang menempuh pendidikan di Pulau Lombok. Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen meningkatkan kapasitas layanan agar lebih banyak masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut.
“Semua yang ikut dalam bus mendapatkan asuransi, jadi tidak hanya terberkahi perjalanannya tetapi juga terlindungi. Kami berharap ke depan jumlah bus yang disediakan bisa lebih banyak sehingga bukan hanya mahasiswa, tetapi masyarakat umum juga bisa memanfaatkan program mudik gratis ini,” tutup Iqbal. (*)













