Kota Bima, katada.id – Warga Lingkungan Gindi 17 RW 06, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, digegerkan dengan penemuan mayat seorang remaja laki-laki di semak-semak depan SMPN 07 Kota Bima, Minggu (10/5) sekitar pukul 17.30 Wita.
Korban diketahui bernama Muh. Rangga, 18 tahun, warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Hingga kini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak bernama Hafis, 10 tahun, saat sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi kejadian.
Saat itu, saksi melihat tubuh korban tergeletak di semak-semak dalam kondisi kaku dan tidak bernyawa. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan kepada aparat keamanan.
Sekitar pukul 17.50 Wita, personel Polsek Asakota tiba di lokasi dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya pada pukul 18.00 Wita, Tim Inafis Polres Bima Kota melakukan olah TKP.
Usai dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Dinas Kesehatan Kota Bima menuju RSUD Bima untuk dilakukan otopsi.
Kasi Humas Polres Bima Kota, Ipda Baiq Fitria Ningsih, mengatakan pihak kepolisian masih mendalami penyebab kematian korban.
“Menurut sumber dilapangan pada saat dilakukan pengecekan terdapat luka memar di bagian belakang tubuh korban dan terdapat luka sabetan di pinggang bagian belakang,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Minggu (10/5).
Dia menegaskan, kasus tersebut kini telah ditangani oleh Polres Bima Kota.
“Saat ini mayat korban berada di RSUD Bima sedang dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian,” kata dia.
Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Aparat gabungan Polres Bima Kota dan Polsek Asakota sudah melakukan olah TKP. Termasuk meminta keterangan sejumlah saksi,” tandasnya. (*)













