Bima, katada.id- Suasana hijau dan penuh semangat mewarnai lingkungan SMP Negeri 3 Lambitu, Desa Kaboro, Kamis pagi (30/4/. Bagaimana tidak? Ketua TP PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti memimpin langsung gerakan menanam pohon.
Aksi penghijauan itu berlangsung dalam rangkaian program Selasa Menyapa, menjadi simbol kuat kepedulian terhadap masa depan lingkungan.
Didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Anita Irfan, Murni turun langsung bersama siswa, jajaran pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat. Kehadiran Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati Irfan Zubaidy turut memperkuat pesan bahwa gerakan sederhana ini adalah komitmen bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Di hadapan para pelajar, Murni menyampaikan pesan yang sederhana namun bermakna dalam: menanam pohon hari ini adalah menjaga kehidupan esok hari. Ia menekankan bahwa kesadaran lingkungan harus dimulai sejak dini, dari ruang-ruang belajar hingga lingkungan keluarga.
“Tanam pohon bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang masa depan yang akan diwariskan kepada generasi muda. Kami ingin anak-anak tumbuh dengan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari kehidupan,” ujarnya.
Menurutnya, sekolah dan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan positif tersebut. Senada dengan itu, Ketua GOW Kabupaten Bima Anita Irfan menegaskan bahwa keterlibatan organisasi perempuan dalam aksi tanam pohon ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan.
“Gerakan tanam pohon ini, langkah kolektif yang harus terus diperluas,” tegas dia.
Aksi tanam pohon di Lambitu pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan lingkungan. Ia menjelma menjadi ruang edukasi, kolaborasi, dan harapan—bahwa dari tangan-tangan kecil para siswa hari ini, akan tumbuh masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)













