Mataram, katada.id – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Ummat NTB, Yuliadin mendesak agar direksi dan direktur umum (Dirut) bank NTB Syari’ah di evaluasi.
”Desak gubernur NTB untuk mengevaluasi direksi bank NTB Syariah,” kata dia saat diwawancarai wartawan, Jumat (24/4).
Desakan evaluasi itu, lanjut Yuliadin, karena tidak ada peningkatan keuntungan bank NTB Syariah. Ia mengklaim keuntungan bank NTB Syari’ah biasanya mencapai 200-300 miliar. “Tahun 2025 kurang dari 20 miliar,” tegas eks anggota DPRD Dompu ini.
Yuliadin menjelaskan bank NTB Syari’ah dengan konsep bagi hasil harus menjaga kepercayaan publik. Ia juga mendukung desakan anggota komisi III DPRD NTB, Muhamad Aminurlah yang kritik masalah kredi macet ratusan miliar di Bank daerah itu.
Kaitan dengan banyaknya masalah pada bank daerah itu, ia mengkritisi para direksi baru yang membeli mobil mewah. “Para direksi yg baru datang itu langsung tancap gas beli mobil mewah disaat mereka belum ada gebrakan baru pada kredit dan pembiayaan dan kredit macet,” tegas dia.
Menurutnya, kritik itu bukan karena hanya persoalan kendaraan bermerek mazda bagi direksi tetapi harus mencari gebrakan untuk masalah bank NTB Syari’ah. “Tidak masalah membeli mobil cuman kondisi perbankan daerah perlu diperhatikan. Nanti pasti akan di soroti publik,” tegas dia. (*)
Partai Ummat Desak Gubernur NTB Evaluasi Kinerja Direksi Bank Daerah
katada1 min baca













