Bima, katada.id — Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Bima menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI. Kegiatan itu berlangsung di Paruga Na’e Talabiu, Kecamatan Woha, Kamis (9/4).
Forum itu jadi langkah awal partai dalam menyiapkan strategi politik menghadapi Pemilu 2029. Muscab dibuka Ketua DPW PAN Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Ahmad Zaini. Hadir juga Sekretaris DPW PAN NTB Ady Mahyudi, Ketua DPD PAN Kota Bima Feri Sofyan, dan Anggota DPRD NTB M. Aminurlah.
Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, Muhammad Aditya Ardin, mengatakan Muscab merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah kebijakan politik partai ke depan.
Ia menekankan bahwa penguatan partai harus bertumpu pada soliditas kader dan kepercayaan internal. Selain itu, hasil Pemilu 2024 dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja dan strategi politik partai.
“Ke depan, kerja politik harus lebih terorganisir, terukur, dan konsisten agar mampu menjawab tantangan elektoral,” ujarnya.
Melalui momentum itu DPD PAN Bima menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029. Aditya menegaskan bahwa pihaknya memperkuat mesin partai melalui pembentukan koordinator relawan hingga tingkat akar rumput. Langkah ini diharapkan mampu memperluas basis dukungan masyarakat.
Kader partai juga didorong lebih aktif melakukan pendekatan langsung di tingkat desa, kecamatan, hingga komunitas sebagai upaya memperkuat jaringan politik.
Selain itu, Aditya mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal pasca Muscab. Ia menilai perbedaan pilihan dalam proses organisasi merupakan dinamika yang harus disikapi secara dewasa.
“Siapa pun yang terpilih adalah bagian dari kekuatan partai. Yang belum terpilih tetap memiliki peran dalam membesarkan PAN,” katanya.
Dalam forum tersebut, perhatian juga diarahkan kepada Fraksi PAN di DPRD Kabupaten Bima agar lebih aktif dan responsif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Melalui Muscab ke-VI ini, PAN Kabupaten Bima menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi dan mematangkan strategi politik sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. (*)













