Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahPolitik

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Legislator Lila Sukendy Minta SPAM Bima Dikelola Berkelanjutan

×

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Legislator Lila Sukendy Minta SPAM Bima Dikelola Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Bima, Lila Ramadhani Sukendi (Istimewa)

Bima, katada.id – Komisi III DPRD Kabupaten Bima menekankan pentingnya keberlanjutan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar tidak berhenti hanya pada pembangunan infrastruktur semata. Melainkan, benar-benar menghadirkan layanan air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Hal itu mengemuka dalam rapat pembahasan maintenance SPAM bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang membahas keberlanjutan pengelolaan SPAM Oi Saro dan SPAM Labuhan Kananga yang baru selesai dibangun.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bima dari Dapil III (Donggo, Soromandi, Sanggar, Tambora), Lila Ramadhani Sukendi, mengatakan pembangunan jaringan air bersih tidak cukup hanya selesai pada tahap pembangunan fisik dan serah terima, tetapi juga harus disertai sistem pengelolaan yang mampu berjalan secara berkelanjutan.

“Air bersih bukan hanya soal pembangunan jaringan dan serah terima, tetapi bagaimana sistem itu bisa terus berjalan dan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi III bersama OPD terkait membahas pembentukan Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) sebagai solusi pengelolaan dan maintenance SPAM berbasis masyarakat.

KPSPAM diharapkan dapat berfungsi layaknya “PDAM mini” di tingkat desa maupun lintas desa yang bertugas memastikan layanan air bersih tetap berjalan dengan baik setelah proses serah terima dilakukan.

Komisi III juga mendorong agar tim pengelola SPAM dibentuk dan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) bahkan sebelum proses serah terima dilakukan. Mekanisme pembentukannya dapat dilakukan melalui voting maupun kesepakatan masyarakat.

Selain itu, saat ini juga telah disiapkan kerangka acuan kerja yang mencakup aspek kelembagaan, teknis hingga administrasi pengelolaan.

Lila juga menekankan pentingnya aspek keberlanjutan pengelolaan SPAM berbasis masyarakat, termasuk pengaturan iuran operasional, iuran maintenance, hingga honor penjaga atau operator SPAM agar sistem dapat berjalan secara mandiri dan profesional.

“Tak hanya aspek pengelolaan, kualitas air juga, harus terus dipantau secara berkala untuk memastikan air yang diterima masyarakat tetap aman digunakan,” ungkap politisi Golkar ini.

Pemantauan tersebut meliputi tingkat kekeruhan, pH air, keberadaan bakteri E. coli, hingga warna dan bau air. Ia berharap pembangunan SPAM tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi benar-benar melahirkan layanan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bima. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *