DPD KNPI Nilai Perubahan Nama BIL Banyak Sakiti Masyarakat NTB

0
Wakil Ketua Informasi dan Komunikasi (Infokom) DPD I KNPI NTB, Lalu Anggar Apridika

Mataram, Katada.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), ikut berkomentar soal perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL) Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menilai perubahanan itu menimbulkan banyak pro dan kontra dikalangan masyarakat. Juga potensi kencemburuan sosial ditingkat bawah tensinya cukup tinggi.

Wakil Ketua Informasi dan Komunikasi (Infokom) DPD I KNPI NTB, Lalu Anggar Apridika mengatakan bahwa perubahan nama LIA menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) yang baru-baru ini disahkan melalui SK Menteri Perhubungan No: 1421 itu terkesan tidak menghargai masyarakat. Kebanyakan warga NTB tidak menginginkan adanya pergantian nama tersebut.

“Tentu perubahan nama itu berbenturan dengan keinginan masyarakat luas, terutama di Lombok atau umumnya NTB. Harusnya BIL melalui PT Angkasa Pura II lebih fokus pada perbaikan infrastruktur dalam menyambut event MotorGP 2021,” ucap Lalu Anggar Apridika dengan menyanyangkan sikap Pemprov yang tidak egaliter, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, kata anggar, mengharapkan kepada DPRD sebagai perpanjangan tangan rakyat tidak terkesan berirama sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov). Dia menyarankan untuk lebih arif, serta mengkaji ulang keberterimaan masyarakat di setiap daerah yang ada di NTB.

“Tumpuan aspirasi masyarakat ada di Dewan NTB, semoga mereka lebih bijaksana melihat arus masyarakat bawa,”harapnya.

Namun di sisi lain, dia bukan berarti tidak menghargai jasa TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid, yang telah banyak berkontribusi dalam membangun peradaban di daerahnya. Justru karna BIL lebih dulu dikenal di masyarakat luas, baiknya itu di pertahankan.

“Kita tetap menghargai jasa Maulanasyaikh. Ini bukti rasa cinta kita, BIL bagi saya sudah akrab dikenal masyarakat Dunia Internasional,” pungkasnya. (rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here