Jawab Protes LTDS, DPRD Bima: “Kecuali Bupati Bima Tidak Punya Niat Baik Untuk Donggo dan Soromandi”

0
Pose bersama sejumlah Anggota Dewan Dapil III dengan Camat Donggo, Usai audensi dengan LTDS di Aula Kantor Camat Donggo

Bima, katada id- Puluhan mahasiswa dari Laskar Terpelajar Donggo dan Soromandi (LTDS) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Camat Donggo, Sabtu, (20/8). Mahasiswa kembali mendesak perbaikan menyeluruh jalan rusak di Kecamatan Donggo dan Soromandi.

Mahasiswa sempat menggedor dan menyegel Pintu masuk utama kantor Pemerintah Kecamatan itu. Dalam orasinya, mahasiswa mendesak Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan dan anggota Dewan perwakilan masyarakat Donggo dan Soromandi serius menuntaskan dan menunaikan tanggung jawab memperbaiki infrastruktur dasar masyarakat.

“Kami mendesak perbaikan jalan rusak Donggo dan Soromandi dilakukan melalui APBD-P 2022 dan dituntaskan dengan APBD 2023,” tegas Suaedin dalam orasinya.

Aksi itu kemudian berhenti setelah Camat Donggo, dan Anggota DPRD Dapil III yakni, Supardi, Rafidin dan Ismail mengajak puluhan mahasiswa itu untuk beraudensi di Aula Kantor Camat Donggo.

“Pada subtansinya, LTDS dan Anggota Dewan Dapil III, punya spirit yang sama berjuang untuk kepentingan mendasar masyrakat Donggo dan Soromandi,” ujar Korlap lTDS, Wahyudin Awalid.

Anggota DPRD Bima, Supardi menerangkan bahwa perbaikan jalan rusak parah di berbagai Desa di Kecamatan Donggo dan Soromandi menjadi tanggungjawab bersama Pemerintah.

“Sejauh ini belum ada kepastian Donggo dan Soromandi mendapatkan anggaran Perubahan 2022 untuk memperbaiki jalan rusak tersebut. Kita akan berjuang maksimal agar APBD-P 2022 dialokasikan untuk perbaikan jalan yang tingkat kerusakannya sudah sangat parah,” ujarnya, saat dikonfirmasi.

Sekertaris Komisi III DPRD Bima, itu menjelaskan bahwa dari APBD 2023 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), akan dialokasikan dua paket anggaran untuk perbaikan jalan di Kecamatan Donggo dan Soromandi.

“Paket pertama, anggaran perbaikan jalan dari Sarita menuju O’o nilainya 1 Miliar. Paket kedua, perbaikan jalan Desa Mbawa dialokasikan 1 miliar,” ungkap anggota Dewan dari Fraksi Gerindra ini.

Sementara anggota Dewan lainnya, Rafidin, menjelaskan bahwa anggaran, 2 Miliar dari APBD Murni 2023 untuk perbaikan jalan didua Kecamatan itu baru bersumber dari DAU.

“Belum termasuk dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Kita sudah usulkan anggaran DAK untuk perbaikan jalan tersebut,” jelas Rafidin yang juga ketua Komisi I DPRD Bima ini.

Ditanya komitmen untuk berjuang agar jalan yang mempunyai kerusakan parah diperbaiki melalui anggaran perubahan 2022, anggota Fraksi PAN berjanji siap berjuang maksimal

“Kita yakin Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri merespon tuntutan mahasiswa yang menjadi harapan besar masyarakat kita. Kecuali Bupati Bima tidak punya niat baik membangun Donggo dan Soromandi,” pungkas eks Wartawan senior Bima ini. (sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here