Kota Bima, katada.id- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bima, Hj. Mariamah, SH., didampingi Asisten III Setda Kota Bima, mengikuti Video Conference (Vicon) Rapat Koordinasi Analisis dan Evaluasi Realisasi Pendapatan serta Belanja APBD Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia Tahun Anggaran 2025. Kegiatan itu diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (24/12), bertempat di Ruang Rapat Wali Kota.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia sebagai bagian dari penguatan pengelolaan keuangan daerah menjelang akhir tahun anggaran. Turut hadir Inspektorat, Bappeda, serta perwakilan BPKAD Kota Bima.
Dalam arahannya, Mendagri menegaskan pentingnya percepatan realisasi belanja APBD agar manfaat anggaran dapat segera dirasakan masyarakat. “Dana APBD harus berputar di tengah masyarakat dan tidak tertahan di perbankan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menjaga stabilitas ekonomi nasional,” tegas Tito.
Sementara Pemkot Bima mengatakan bahwa realisasi APBD Pemkot Bima sudah significant.
“Realisasi pendapatan APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2025 telah mencapai 80,75 persen,” kata Hj. Mariamah.
Rakor juga membahas percepatan realisasi belanja menjelang penutupan tahun anggaran, evaluasi kesenjangan antara realisasi pendapatan dan belanja, serta optimalisasi belanja modal agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah didorong melakukan efisiensi pada belanja non prioritas, meningkatkan sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, serta memastikan ketepatan dan akurasi pelaporan keuangan, termasuk kepatuhan terhadap batas waktu pengajuan Surat Permohonan Pembayaran (SPP).
“Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan APBD yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima,” pungkasnya.













