Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Sorot Ancaman Narkoba, HMI Mataram SorDesak Gubernur NTB Bentuk Satuan Tugas

×

Sorot Ancaman Narkoba, HMI Mataram SorDesak Gubernur NTB Bentuk Satuan Tugas

Sebarkan artikel ini

Mataram, katada.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram menggelar diskusi publik di Sekretariat HMI Cabang Mataram Minggu (9/3/2026).

Melalui kegiatan itu HMI menyoroti maraknya peredaran narkoba di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan mendesak pemerintah daerah agar mengambil langkah serius untuk memberantasnya.

Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Ahmad Nasri, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia meminta Gubernur NTB untuk membentuk satuan tugas (satgas) anti narkoba di seluruh kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan dan desa.

Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba yang dinilai semakin meluas di berbagai wilayah.

“Kami mendesak Gubernur NTB agar menjadikan pemberantasan narkoba sebagai program prioritas daerah, termasuk dengan membentuk satgas anti narkoba sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Nasri juga mendorong agar pejabat pemerintah serta Aparat Penegak Hukum (APH) menjalani tes rambut sebagai bentuk komitmen dalam memerangi narkoba.

“Kami ingin NTB menjadi daerah yang bersih dari narkoba. Pemerintah harus menjadi contoh bagi masyarakat bahwa mereka tidak mengonsumsi barang terlarang tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si., menyatakan akan menyampaikan berbagai masukan yang disampaikan dalam forum tersebut kepada Gubernur NTB.

“Pemberantasan narkoba merupakan langkah penting dalam upaya menyelamatkan generasi muda di masa depan,” ungkapnya.

Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Cabang Mataram, Agil menilai peredaran narkoba dapat menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Terutama menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

“Kita membayangkan Indonesia Emas 2045 dengan bonus demografi, di mana usia produktif lebih dominan. Namun kita justru luput melihat ancaman besar yang sedang menggerogoti bangsa, yaitu narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, jika peredaran narkoba tidak ditangani secara serius, maka visi Indonesia Emas hanya akan menjadi bayangan.

“Peredaran narkoba telah menjangkau hampir seluruh kecamatan di NTB, bahkan hingga ke daerah pelosok,” sorot mahasiswa Unram ini.

Selain itu, dalam diskusi tersebut juga disinggung persoalan integritas aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkoba.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram, Taufan, SH., MH., mengingatkan bahwa keterlibatan aparat dalam kasus narkoba dapat mencederai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

HMI Cabang Mataram pun meminta Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal untuk berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum. Khususnya ditengah maraknya oknum Polisi yang terjerat kasus narkoba.

Menurut mereka, visi besar “NTB Makmur Mendunia” tidak akan terwujud jika peredaran narkoba masih terus menjadi ancaman bagi masyarakat, khususnya generasi muda. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *