Mataram, katada.id- Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot mendesak Pemerintah Provinsi NTB segera mempercepat perbaikan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk yang kondisinya rusak parah. Kerusakan jalan tersebut dinilai membahayakan pengendara dan menghambat aktivitas ekonomi warga, terutama di tengah musim panen.
Hal itu disampaikan Jarot saat memimpin Safari Ramadan di Masjid Nurul Islam, Desa Perung, Kecamatan Lunyuk, beberapa hari lalu. Ia mengatakan Safari Ramadan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi riil masyarakat, termasuk berbagai persoalan pembangunan yang membutuhkan penanganan segera.
Salah satu yang menjadi perhatian serius, kata dia, adalah kerusakan ruas Lenangguar–Lunyuk. Selain berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan, kondisi tersebut juga menghambat distribusi hasil pertanian warga.
“Foto dan video kondisi jalan sudah saya kirim langsung kepada Pak Gubernur. Semoga segera mendapat respons agar bisa segera ditangani,” ujar Jarot.
Sebagai informasi, proyek penanganan long segment ruas Jalan Lenangguar–Lunyuk dikerjakan PT Amar Jaya Perkasa Group (AJPG) dengan nilai anggaran Rp 19 miliar. Proyek tersebut awalnya ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025. Namun karena progres pekerjaan belum tuntas, kontraktor diberikan tambahan waktu (addendum) selama 50 hari kerja terhitung sejak 1 Januari 2026.
Meski demikian, hingga masa tambahan waktu berjalan, pekerjaan juga belum sepenuhnya rampung sehingga kembali diberikan addendum kedua.
“Saya berharap adanya percepatan penanganan sekaligus dukungan penambahan anggaran agar perbaikan dapat segera direalisasikan,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Jarot juga memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mohamad Ansori. Ia menyebut fokus utama saat ini adalah membangun fondasi pembangunan daerah, mulai dari pembenahan manajemen pemerintahan hingga mendorong hadirnya sejumlah proyek strategis nasional di Kabupaten Sumbawa.
Beberapa program yang tengah didorong antara lain industri unggas terintegrasi, program Sekolah Rakyat, pembangunan Batalyon TP di Desa Kerekeh, serta rencana pembangunan Batalyon Marinir di kawasan Samota.
Ia pun meminta dukungan masyarakat agar seluruh program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi warga Sumbawa. (*)













