Scroll untuk baca artikel
DaerahHealth

Tak Lagi dari APBD, 334 Tenaga RSUD Bima Kini Dibayar dari Pendapatan BLUD

×

Tak Lagi dari APBD, 334 Tenaga RSUD Bima Kini Dibayar dari Pendapatan BLUD

Sebarkan artikel ini
Direktur RSUD Bima drg Ikhsan, MPH

Bima, Katada.id – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima menjelaskan perubahan skema pembayaran gaji tenaga di lingkungan rumah sakit. Saat ini, sebanyak 334 tenaga yang terdiri dari PPPK paruh waktu dan tenaga kontrak BLUD tidak lagi dibayar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Direktur RSUD Bima, drg. H. Ihsan, MPH, mengatakan bahwa sebelumnya terdapat sekitar 16 tenaga dengan status Tenaga Penunjang Umum (TPU) yang menerima honor sebesar Rp700 ribu per bulan dan dibayarkan langsung oleh pemerintah daerah melalui APBD.

Namun, seiring perubahan sistem pengelolaan keuangan rumah sakit, skema tersebut kini telah berubah. Tenaga TPU sudah tidak ada lagi dan digantikan oleh tenaga dengan status PPPK paruh waktu serta tenaga kontrak BLUD yang jumlahnya mencapai sekitar 334 orang.

“Berbeda dengan sebelumnya, pembayaran gaji tenaga tersebut kini bersumber dari pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bima, yaitu dari pendapatan layanan rumah sakit, bukan lagi melalui pembiayaan APBD pemerintah daerah,” jelas Ihsan, Minggu (15/3).

Ia menjelaskan, dengan jumlah tenaga yang cukup besar tersebut, kemampuan pembayaran gaji sangat bergantung pada pendapatan layanan rumah sakit yang dikelola melalui sistem BLUD.

Selain menerima gaji pokok, para tenaga juga memperoleh tambahan penghasilan berupa jasa pelayanan yang diberikan setiap bulan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Ihsan, kesejahteraan tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung menjadi salah satu perhatian manajemen karena berhubungan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya meningkatkan pendapatan layanan rumah sakit agar secara bertahap kesejahteraan tenaga dapat ditingkatkan seiring dengan kemampuan keuangan BLUD,” ujarnya.

Manajemen RSUD Bima juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dukungan dan pengertian masyarakat sangat penting agar pelayanan kesehatan di RSUD Bima dapat terus berjalan dengan baik dan optimal,” tandasnya. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *