Mataram, katada.id – PT Bank NTB Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan perumahan rakyat di Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia untuk penyaluran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai P3KP Nusa Tenggara I, Hamdan Pare, bersama jajaran BP3KP Nusa Tenggara I.
Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro, mengatakan kepercayaan yang kembali diberikan kepada Bank NTB Syariah sebagai bank penyalur BSPS merupakan amanah yang akan dijalankan secara optimal dan bertanggung jawab.
“Program BSPS ini bukan hanya penyaluran bantuan, namun merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bank NTB Syariah berkomitmen untuk memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah dan perbankan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan perumahan layak dan berkelanjutan di NTB.
“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang kuat, program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Bank NTB Syariah untuk menghadirkan keberkahan yang bermakna, tidak hanya bagi nasabah, tetapi juga bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Bank NTB Syariah telah berpengalaman sebagai bank penyalur BSPS sejak 2017. Penyaluran didukung jaringan kantor yang tersebar di seluruh wilayah NTB, serta produk layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat, salah satunya Tabungan BSPS dengan akad wadi’ah yang bebas biaya administrasi dan tanpa saldo minimal.
Dalam mekanisme penyalurannya, dana BSPS digunakan untuk pembelian material bangunan serta pembayaran ongkos tukang. Dana tersebut disalurkan melalui rekening penerima manfaat dan mitra toko bangunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada 2025, Bank NTB Syariah berhasil menyalurkan bantuan BSPS untuk 1.610 unit rumah dengan realisasi yang berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Sementara pada 2026, program ini ditargetkan menjangkau hingga 10.000 unit rumah yang akan disalurkan secara bertahap.
Selain itu, Bank NTB Syariah juga mendorong pemanfaatan layanan digital dalam ekosistem BSPS, seperti penggunaan QRIS, EDC, dan aplikasi mobile banking RIMO oleh toko bangunan mitra guna meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan transaksi.
Melalui kerja sama ini, Bank NTB Syariah menegaskan perannya sebagai bank daerah yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di NTB.













