Bima, katada.id – Upaya memperluas akses literasi digital bagi perempuan di daerah mulai digencarkan. Anggota DPRD Kabupaten Bima, Lila Ramadhani Sukendi, mendorong perempuan Bima untuk lebih percaya diri memasuki dunia teknologi melalui program Beasiswa Perempuan Inovasi 2026.
Program ini digagas Lila melalui komunitas GENerasi AI, berkolaborasi dengan IBM SkillsBuild. Beasiswa tersebut ditujukan khusus bagi perempuan Bima agar siap masuk ke ekosistem teknologi.
Menurut Lila, masih banyak perempuan di Bima yang menganggap kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai sesuatu yang jauh dan sulit dijangkau. Padahal, peluang untuk belajar kini semakin terbuka luas.
“Sering kali kita berpikir teknologi itu hanya untuk orang kota besar. Padahal perempuan daerah juga punya kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” ujar politisi Golkar tersebut, Kamis (9/4).
Ia menilai, kehadiran program beasiswa ini menjadi momentum penting untuk membuka akses pembelajaran digital yang lebih inklusif. Peserta akan mendapatkan pelatihan keterampilan AI dan teknologi secara gratis, sekaligus pembekalan kesiapan karier di era digital.
Pendaftaran Beasiswa Perempuan Inovasi 2026 dibuka mulai 18 Maret hingga 30 Mei 2026.
Peserta yang lolos akan mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari kelas AI bersama IBM SkillsBuild, basic round, hingga digital bootcamp yang dijadwalkan berlangsung hingga November 2026.
Selain materi teknis, peserta juga akan memperoleh berbagai manfaat, seperti sertifikat internasional, pendampingan (mentorship), dukungan kesiapan karier, hingga kesempatan membangun portofolio social impact.
Lila menilai, akses seperti ini perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh perempuan di Bima dan daerah lain. “Ini bukan hanya soal belajar teknologi, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan membuka peluang yang lebih luas,” katanya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah dan komunitas lokal untuk aktif mensosialisasikan program tersebut agar menjangkau lebih banyak perempuan, terutama yang belum tersentuh pelatihan digital.
“Perempuan daerah punya potensi besar. Dengan akses yang tepat, mereka bisa bersaing dan berkontribusi di level nasional bahkan global,” tandas Lila.
Sebelumnya politisi kelahiran Sanggar ini mencetus sejumlah program brilian. Diantaranya program bantuan pendidikan bagi puluhan mahasiswa S1 dan S2 dan Sekolah Digital (*)













