Bima, katada.id— Pemerintah Kabupaten Bima mulai menyusun arah pembangunan tahun depan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Forum ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, di Aula Masjid Agung Kabupaten Bima, Kamis (9/4/2026).
Musrenbang menjadi tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan menyelaraskan prioritas kebijakan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan DPRD, pejabat pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN dan BUMD, perguruan tinggi, hingga perwakilan pemerintah kecamatan dan desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Musrenbang merupakan instrumen strategis dalam tata kelola pemerintahan. Forum ini berfungsi menghimpun data, ide, serta aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan partisipatif.
“Musrenbang adalah langkah awal yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, fokus pembangunan Kabupaten Bima pada 2027 akan diarahkan pada tiga sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ketiga sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, Irfan juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara. Menurutnya, birokrat dituntut memiliki kompetensi dalam membaca, menganalisis, serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan pembangunan.
“Kemampuan tersebut menjadi dasar dalam menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan dokumen Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Bima kepada Wakil Bupati. Dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyusunan RKPD sebagai wujud sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam perencanaan pembangunan daerah.
Pemerintah daerah berharap, melalui Musrenbang RKPD 2027, arah pembangunan Kabupaten Bima dapat lebih terukur, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat (*)













