Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Polisi Tangkap Pembunuh Mahasiswi Unram, Ini Motif dan Pengakuan Pelaku

×

Polisi Tangkap Pembunuh Mahasiswi Unram, Ini Motif dan Pengakuan Pelaku

Sebarkan artikel ini
Pelaku pembunuh terhadap Nadya Dwi Ramadhany berinisial H ditangkap Polresta Mataram, Rabu (29/7/2026). (Istimewa)

Mataram, katada.id-Polresta Mataram menangkap terduga pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Ramadhany (21), yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Sakura, Gomong, Kota Mataram.

Pelaku berinisial H (18) ditangkap pada Rabu (29/7/2026). Saat akan diamankan, H diduga berencana melarikan diri ke Malaysia.

“Sudah kita tangkap pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP.

Berdasarkan video yang beredar, H mengaku tidak mengenal korban. Ia datang ke rumah kos Nadya dengan tujuan mencuri telepon genggam dan sepeda motor milik korban.

Menurut pengakuan H, ia semula tidak berniat menghabisi nyawa korban. Namun, aksinya diketahui oleh Nadya sehingga ia panik dan kemudian menyerang korban hingga meninggal dunia. “Saya refleks,” ungkap H dalam video itu.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, H mengunci pintu kamar kos dari luar untuk menghambat penemuan jasad korban. Kunci kamar itu kemudian dibuang ke sungai di kawasan Gomong saat melarikan diri.

Pelaku membawa kabur dua unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor milik korban. Dua telepon genggam tersebut tidak dijual, melainkan dibuang di sekitar SMK 2 Kuripan, Kabupaten Lombok Barat.

Adapun sepeda motor korban dimodifikasi dengan menghilangkan identitasnya agar tidak mudah dikenali dan digunakan sendiri oleh pelaku.

H juga mengaku sempat bersembunyi di wilayah Mataram karena takut ditangkap polisi. Selain itu, ia mengaku pernah melakukan pencurian sebelumnya serta mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Seperti diberitakan, Nadya Dwi Ramadhany, mahasiswi semester VI Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada Minggu dini hari, 18 Mei 2026.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur dengan kepala menghadap ke utara. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *