Bima, katada.id– Upaya pencarian terhadap Kifen, warga yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Berapi Sangiang, Kabupaten Bima, terus dimaksimalkan. Atas permintaan khusus Bupati Bima, Tim Search and Rescue (SAR) Mataram resmi dikerahkan untuk membantu proses pencarian, Selasa (23/12).
Tim SAR Mataram tiba di Bima sekitar pukul 12.45 WITA. Kehadiran tim ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Nurul Huda, ST, menjelaskan bahwa Bupati Bima memfasilitasi dukungan pembiayaan bagi seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Begitu tiba di Bima, tim pilot dan co-pilot drone dari Kantor SAR Mataram akan memberikan briefing sebelum turun ke lokasi pencarian. Rencana pencarian akan dimaksimalkan dalam dua hari,” jelas Nurul Huda.
Ia mengungkapkan, secara khusus Bupati Bima mendatangkan drone thermal beserta tiga personel pilot dan co-pilot dari SAR Mataram. Drone tersebut memiliki kemampuan mendeteksi suhu tubuh dengan jangkauan hingga lima kilometer dan ketinggian operasional mencapai 1.000 feet atau sekitar 3,2 kilometer.
“Drone ini juga pernah digunakan Tim SAR saat pencarian Juliana Marins di Gunung Rinjani,” ungkapnya.
Terkait musibah yang menimpa Kifen, Bupati Bima menyampaikan rasa prihatin yang mendalam serta berharap korban dapat segera ditemukan. Ia juga meminta pihak keluarga untuk bersabar dan meyakinkan bahwa tim gabungan akan melakukan pencarian secara maksimal.
Untuk memperkuat koordinasi, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bima melakukan komunikasi intensif dengan Pos SAR Bima. Sementara itu, BPBD Kabupaten Bima telah mendirikan posko pencarian di Desa Sangiang sebagai pusat koordinasi di lapangan.
Sebagai informasi, pencarian korban akan terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk tim SAR, BPBD, dan relawan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas. (*)













