Hamili Anak di Bawah Umur, Awalnya Gak Ngaku, Pemuda di NTB Tidak Bisa Berkutik Setelah Tes DNA

0
AS saat diamankan oleh Ditreskrimum Polda NTB.

Mataram, katada.id – Ditreskrimum Polda NTB mengamankan pemuda berinisial AS (22) warga Ampenan, Kota Mataram. Ia diduga menyetubuhi anak dibawah umur di salah satu Kos-kosan di wilayah Ampenan pada Juni 2020 lalu.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menerangkan, tersangka AS saat itu tinggal di sekitar kos-kosan korban. Orang tua korban AZ saat mengetahui hal tersebut sekitar november 2020.

“Orang tua korban tidak terima dan langsung melaporkan kepada pihak yang berwajib,” jelasnya didampingi Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata dan Kasubdit IV AKBP NI Made Pujawati

Kejadian ini bermula saat tersangka AS yang saat itu tinggal di sekitar kos korban mengajak korban berpacaran. Lalu sekitar bulan Juni 2020, AS mengajak korban melakukan hubungan badan.

“Karena kejadian itu tidak menimbulkan masalah, maka AS sering mengajak korban melakukan hal yang semestinya belum boleh dilakukan bagi keduanya,” ungkap Artanto.

Sekitar November 2020 orang tua korban AZ mengetahui anaknya hamil kurang lebih 5 bulan. “Saat itu orang tua korban langsung melaporkan tersangka AS,” ujarnya.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata mengatakan, awalnya tersangka tidak mengakui ini perbuatannya. Ketika dilakukan tes DNA, hasilnya benar AS adalah ayah biologi dari anak korban AZ.

“Kami langsung amankan tersangka AS untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkapnya.

Atas perbuatan tersangka AS disangkakan dengan pasal 81 ayat (1) atau (2), junto pasal 76D atau pasal 82 ayat (1) jo 76E, UU 17 tahun 2016 dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara. (sm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here