Langgar protokol Covid-19, tiga paslon Pilkada Bima dilarang kampanye 3 hari

0
Dari kanan; Pasangan calon Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima dr. Irfan Zubair-Herman A.E (IMAN), pasangan calon Drs. H. Syafruddin M. Nur, M.Pd-Ady Mahyudi (SYAFA’AD) serta Pasangan Calon Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE-Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (In-Dah).

Bima, katada.id – Tiga Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima melanggar protokol Covid-19 saat berkampanye. Masing-masing paslon dilarang kampanye selama tiga hari.

Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima tersebut yakni  dr Irfan- H Herman Alfa Edison (IMAN),  H. Syafrudin HM Nur-Adi Mahyudi (Syafa’ad) dan Hj. Indah Dhamayanti Putri-H. Dahlan (In-Dah).

“Semua Paslon tersebut kita berikan sanksi.  Tidak boleh kampanye selama 3 hari karena melanggar protokol Covid-19. Terhitung mulai hari ini, Sabtu (21/11) sampai dengan Senin (23/11),” tegas Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran.

Keputusan itu menindaklanjuti  surat rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Bima. Sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020 terkait kepatuhan protokol Covid-19 yang tertuang dalam poin pasal tentang sanksinya.

Baca Juga:   Bupati Minta Warga Laporkan Pengecer Jual Pupuk Subsidi di Atas HET

“Kita wajib menindaklanjuti atas rekomendasi tersebut. Semua yang tertuang dalam rekomendasi tersebut sudah kami teruskan ke semua Paslon tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya KPU pernah memberhentikan kampanye bagi Paslon karena melanggar protokol Covid-19. Dua Paslon dilarang melaksanakan kampanye selama 3 hari. Yakni Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima, Drs H. Syafrudin- Adi Mahyudi (Syafaad) dan Hj Indah Dhamayanti Putri-H. Dahlan (In-Dah). (izl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here