Selundupkan benih lobster senilai Rp130 juta, Guru SD di NTB ditangkap polisi

0
Benih lobster yang diamankan dari guru SD di NTB saat dilepaskiarkan di perairan Gili Kadinan, Lombok Barat.

Lombok Barat, katada.id – Tim unit Tidpter Satuan Reskrim Polres Lombok Barat berhasil menggagalkan penyelundupan 4.600 ekor benih lobster, Senin (6/7).

Selain benih lobster, petugas juga mengamanankan pemiliknya berinisial TA (37) warga Kebun Sari, Ampenan, Kota Mataram. TA diketahui berprofesi sebagai guru pendidikan jasmani di salah satu SD di Mataram.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S. Wibowo menuturkan, anggota unit tipidter berhasil mengamankan pelaku yang diduga mengangkut benih lobster Senin sekitar pukul 22.00 wita di Jalan Raya Montong, Desa Montong, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. “Anggota menyita 4.600 ekor benih lobster dari tangan pelaku,” katanya, Selasa ,(7/7).

Selanjutnya anggota melakukan koordinasi dengan pihak Karantina Mataram Cabang Lembar dan juga dari Dinas Perikanan dan Kelautan NTB. Agar benih bibit lobster segera dilakukan pelepasliaran karena benih lobster terdebut rentan mati.

“Sebanyak 4.600 ekor benih udang jenis Lobster yang ditaksir harganya kurang lebih Rp130 juta dilepasliarkan ke habitatanya di Perairan Gili Kadinan, Lembar, Lombok Barat guna kelestarian makhluk hidup,” bebernya.

Kepala Seksi Pengawasan Pengendalian dan Informasi BKIPM Mataram, M. Farchan mengatakan, pelepasliaran benih lobster tersebut bertujuan untuk kelestarian dan di kembalikan ke habitatnya.

“Juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar mengurus persyaratan persyaratan yg telah diatur ke dalam peraturan menteri ( permen) No. 12 tahun 2020 agar kegiatan kegiatan penangkapan benih lobster tidak menjadi ilegal,” terangnya. (one)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here