Mataram, Katada.id — Universitas Muhammadiyah Mataram dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan pendampingan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) se-Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini digelar di Aula Pertemuan Lantai 3 kampus UMMAT, Jumat (1/5), dalam suasana kolaboratif dan berjalan lancar.
Penunjukan UMMAT dinilai sebagai bentuk pengakuan atas peran strategis kampus tersebut dalam mendorong peningkatan mutu, kapasitas kelembagaan, serta daya saing perguruan tinggi swasta (PTS) di NTB. Melalui forum ini, UMMAT turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi swasta yang lebih adaptif dan inovatif.
Wakil Rektor I UMMAT, Abdurrahman, mengatakan kegiatan pendampingan menjadi momentum penting bagi PTS untuk memperbaiki tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kualitas program kerja, termasuk dalam penyusunan proposal PP-PTS yang lebih terarah dan sistematis.
“UMMAT berkomitmen mendukung penguatan kapasitas kelembagaan, tidak hanya di internal kampus, tetapi juga bagi perguruan tinggi swasta lainnya secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Suparto, mengapresiasi dukungan seluruh pihak, khususnya jajaran pimpinan dan sivitas akademika UMMAT yang dinilai aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
Pendampingan PP-PTS menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Dwi Santoso, M. Mukhsin Jamil, dan Sugianto. Mereka memaparkan materi terkait strategi penyusunan proposal, penguatan tata kelola, serta pengembangan program kelembagaan yang relevan dengan kebutuhan PTS.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan demonstrasi smart classroom oleh tim BenQ. Demo tersebut menampilkan pemanfaatan teknologi pembelajaran modern sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi berbasis digital.
Ketua pelaksana, Lukman, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas PTS, terutama dalam menyusun proposal PP-PTS yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan mutu.
“Semoga pendampingan ini memberikan manfaat nyata bagi PTS se-NTB dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan pengembangan institusi,” katanya.
Melalui kegiatan ini, UMMAT menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak penguatan pendidikan tinggi swasta di Nusa Tenggara Barat, sekaligus mendorong kolaborasi antarkampus menuju PTS yang unggul dan berdaya saing global. (*)











